Kamis, 9 April 2026

Resolusi Nikah Tahun Depan Bisa Terwujud dengan Tips Berikut

Simak tips berikut agar resolusi nikah tahun depan bisa terwujud, dengan hasil yang maksimal.

istimewa
Ilustrasi menikah. 

WARTAKOTALIVE.COM - Pada akhir tahun, biasanya ada saja obrolan momen-momen yang sudah dilewati bersama calon pasangan Anda, dan membicarakan resolusi tahun 2022 nanti.

Dalam pembicaraan itu, pasti terselip pertanyaan tentang pernikahan, atau apa rencana kalian berdua di tahun depan.

Jangan langsung pusing, dan berpikiran untuk langsung apply ke pinjaman online cepat cair cukup KTP. Semua harus Anda rencanakan dengan matang, tidak ada lagi nabung “ala kadarnya” jika Anda ingin serius meneruskan hubungan Anda dengan pasangan ke jenjang pernikahan.

Oleh karena itu, lebih baik simak tips berikut agar resolusi nikah tahun depan bisa terwujud, dengan hasil yang maksimal.

Memiliki Target dan Komitmen
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memiliki target dan komitmen tinggi untuk mencapai target tersebut. Jangan sampai Anda tidak memiliki target tabungan untuk modal nikah. Sebab, menabung dengan sistem seperti itu, dirasa tidak memiliki tujuan yang pasti dan tabungan rentan tidak menggemuk.

Oleh karena itu, cobalah untuk membicarakan kepada pasangan Anda, seperti apa pernikahan yang ia inginkan. Setelah itu hitung anggaran kasar supaya Anda bisa menargetkan berapa lama Anda menabung dan berapa besaran uang per bulannya yang akan Anda simpan.

Membuat Rincian Anggaran
Setelah Anda tahu perkiraan anggaran yang Anda habiskan untuk acara pernikahan nanti, selanjutnya Anda harus merincikan Anggaran dengan detail. Hal ini bertujuan agar Anda pengeluaran Anda tidak melebihi bujet dan lebih mendahulukan kebutuhan daripada keinginan semata.

Contohnya, biaya sewa gedung, dekorasi, catering, rias pengantin, dan lainnya. Bahkan, untuk jumlah undangan, Anda juga harus tetapkan dan masukan di catatan anggaran pernikahan. Jangan sampai, jumlah undangan yang sudah dicatat 100, yang datang malah 150, jadi tamu yang datang berlebih. Jika hal tersebut terjadi, maka pengeluaran Anda bisa minus.

Sisihkan Minimal 20 persen Gaji
Tujuan sudah matang dan rincian anggaran pernikahan juga sudah terlihat, sekarang saatnya mengumpulkan uang untuk pernikahan. Sangat disarankan, setidaknya minimal Anda menyisihkan 20 persen dari pendapatan, kalau bisa 30 persen hingga 40 persen supaya lebih cepat mendekati target atau bahkan melebihinya untuk dana pasca nikah.

Coba kita hitung bersama, misalnya Anda harus mengeluarkan biaya pernikahan sebesar Rp 50 juta, dengan gaji Rp 5 juta per bulan dan menyisihkan 30 persen gaji per bulan.

●     30 persen x Rp 5.000.000 = Rp1.500.000

●     Rp 50.000.000 : Rp 1.500.000 = 33,4

Nah, kurang lebih 33-34 bulan ke depan, Anda bisa mencapai target yang dicapai. Belum lagi setiap tahunnya Anda bisa mendapat kenaikan gaji, dan THR yang bisa menambah tabungan Anda. Bisa jadi Anda akan lebih cepat 5 bulan dari target yang Anda tulis.

Mengubah Gaya Hidup
Inilah hal yang harus Anda rubah jika Anda sudah berkomitmen dan sudah memiliki rencana untuk menikah. Pasalnya, jika Anda sudah berkomitmen, otomatis Anda sudah siap untuk selalu hidup hemat, pacaran tidak perlu mewah, tidak belanja barang yang tidak penting, dan kurangi hedon. Bisa dibilang, Anda harus menurunkan gaya hidup Anda yang sekarang.

Misalnya, mulai dengan membawa bekal setiap hari demi mengirit makan siang di kantor, tidak jajan kopi atau boba setiap hari, bisa dikurangi menjadi 1-2 hari setiap minggu, potong habis atau kurangi 50 persen bujet belanja setiap bulannya, dan lain sebagainya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved