Kamis, 23 April 2026

Aktris Nova Eliza Geram Minta Pelaku Pencabulan Perempuan dan Anak Dihukum Berat

Nova merasa masih banyaknya pelecehan seksual terhadap wanita, dikarenakan proses hukum dan payungnya belum kuat

Warta Kota/ Arie Puji Waluyo
Aktris Nova Eliza 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kasus pelecehan seksual terhadap wanita dan anak tengah marak terjadi selama sebulan belakangan ini. 

Bahkan pelecehan seksual berupa pemerkosaan juga terjadi terhadap santriwati oleh seorang ustaz disebuah pesantren di kawasan Bandung, Jawa Barat. 

Dua kasus pelecehan seksual menjadi sorotan publik, yakni mahasiswi NW yang meninggal dunia diatas makam ayahnya setelah diduga dilecehkan kekasihnya yang berprofesi sebagai polisi. 

Kasus yang kedua adalah sekitar 12 anak santriwati di Bandung yang diperkosa oleh pemilik pesantren bernisial HW sampai beberapa diantaranya melahirkan. 

Atas dua kasus itu, bintang film atau aktris Nova Eliza geram.

"Ini yang menjadi kegelisahanku selama ini. Bagiku, harus ada payung hukum yang tegas di sini, seperti RUU PKS ini," kata Nova Eliza ketika ditemui di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (13/12/2021). 

Nova merasa masih banyaknya pelecehan seksual terhadap wanita, dikarenakan proses hukum dan payungnya belum kuat untuk menjerat pelaku dengan hukuman yang seberat-beratnya. 

Namun, wanita 41 tahun itu menyadari, para pelaku pelecehan seksual harus menerima hukuman yang berat agar tidak adanya lagi kasus-kasus serupa setiap harinya. 

Baca juga: 2021, Ada 130 Ular Liar di Masuk ke Rumah Warga di Depok

Baca juga: 40 Harian Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah Digelar Terpisah, Begini Reaksi Nikita Mirzani

Baca juga: Luhut Pastikan Omicron Belum Ditemukan di Indonesia

"Karena korban perempuan yang sudah dilecehkan akan membekas, traumatik semur hidup. Menurutku pelakunya harus dihukum seberat-beratnya, bentuknya apa kita serahkan ke penegak hukum," ucapnya. 

Wanita kelahiran Banda Aceh, 4 Juni 1980 itu meminta, para penegak hukum harus bisa bekerja profesional, dan tidak pandang bulu untuk menghukum para pelaku pelecehan seksual

"Apalagi kalau ada laporan, penegak hukum harus cepat bertindak. Jangan laporannya didiemin doang setelah diketik," jelasnya. 

Lebih lanjut, Nova Eliza juga meminta kepada perempuan di Indonesia, untuk tidak diam saja jika menerima pelecehan seksual dari siapapun. 

"Intinya harus speak up dan jangan takut," ujar Nova Eliza. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved