Sabtu, 11 April 2026

Vaksinasi Covid19

Indonesia Peringkat Lima Dunia Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Kementerian Kesehatan telah menargetkan vaksinasi lengkap untuk 208,2 juta warga Indonesia, akan dicapai pada Maret atau April 2022.

Biro Pers/Setpres - Muchlis Jr
Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro menjelaskan, vaksin bertujuan mengurangi angka kesakitan berat, bahkan kematian, apabila terpapar Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Indonesia menduduki peringkat lima negara dengan jumlah terbanyak vaksinasi Covid-19 dosis lengkap, berdasarkan data Our World in Data, pada awal Desember 2021.

Hal tersebut diungkapkan dr Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dalam keterangan pers pada Jumat kemarin di Kantor Presiden, Jakarta.

“Hingga Selasa 7 Desember 2021 kemarin, sudah lebih dari 100 juta warga Indonesia telah mendapatkan dosis lengkap atau 2 dosis vaksinasi Covid-19,” kata Reisa.

Baca juga: Golongan 44 Bekas Pegawai KPK Tak Berubah Usai Jadi ASN Polri, tapi Gaji Beda

Kementerian Kesehatan telah menargetkan vaksinasi lengkap untuk 208,2 juta warga Indonesia, akan dicapai pada Maret atau April 2022.

Reisa menjelaskan, hampir 70 persen dari sasaran vaksinasi Indonesia atau hampir 145 juta orang, sudah menerima minimal satu kali suntikan vaksin Covid-19.

“Apabila dikurangi dengan total penerima dosis lengkap dan total penerima dosis pertama, masih terdapat sekitar 45 juta warga Indonesia yang sedang menunggu suntikan vaksin dosis kedua,” sambung Reisa.

Baca juga: Dittipikor Polri Bakal Jadi Korps Pemberantas Korupsi, Punya Satgas di Daerah

Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru itu menjelaskan, vaksin bertujuan mengurangi angka kesakitan berat, bahkan kematian, apabila terpapar Covid-19.

Selain itu, persyaratan perjalanan bagi warga yang telah menerima vaksin dosis lengkap akan jauh lebih mudah, termasuk juga akses ke tempat umum yang mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Ingat bahwa vaksinasi sudah menjadi syarat perjalanan, pelaku perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri harus sudah divaksinasi sebelum bepergian,” jelas Reisa.

Baca juga: Tak Lagi Gunakan WGS, Pemerintah Pakai Tes PCR Khusus untuk Deteksi Varian Omicron di Indonesia

Mengutip pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Reisa menjelaskan Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan percepatan vaksinasi.

“Kemenkes RI mengintruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), rumah sakit yang berada di bawah Kemenkes RI, politeknik kesehatan di seluruh Indonesia."

"Untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP,” jelas Reisa. (Taufik Ismail)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved