Rabu, 29 April 2026

Hujan Deras Memicu Longsor, Jalan di Desa Tanjung Burung Terputus

Hujan deras disertai angin kencang memicu longsor yang memutus jalan akses di Desa Tanjung Burung, di pinggiran Sungai Cisadane, Tangerang.

Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro |
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Hujan deras disertai angin kencang telah memicu longsor yang memutus jalan akses di Desa Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/12/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, Teluk Naga - Curah hujan tinggi membuat akses jalan utama yang terletak di pinggiran Sungai Cisadane, Kabupaten Tangerang, longsor pada Sabtu (11/12/2021). 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, jalan yang putus akibat longsor tersebut berada di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang

"Curah hujan yang tinggi tadi malam itu membuat jalan di Desa Tanjung Burung putus karena longsor yang terjadi pukul 05.00 WIB," ujar Abdul Munir dalam keterangan resminya, Sabtu (11/12/2021).

Baca juga: Naik Motor 14 Hari dari Jakarta ke Atambua, Munadi Bertemu Longsor hingga Sendirian di Tengah Hutan

Munir pun menerangkan, pihaknya yang berada di Pos Damkar Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang pun menyambangi lokasi pada pukul 09:30 WIB, untuk melakukan evakuasi.

Menurutnya, tidak terdapat korban jiwa yang ditimbulkan akibat dari kejadian tersebut.

Kemudian ia mengimbau, bagi para pengendara agar mencari akses jalan alterbatif untuk menuju Desa Tanjung Burung yang lumpuh itu. 

"Setelah kita sambangi titik lokasi longsor tersebut, tidak ada korban jiwa, ataupun korban luka," kata dia.

Baca juga: Cek Lokasi Banjir-Longsor di Sibolangit, Mensos Risma Instruksikan Pendirian 7 Lumbung Sosial

"Akan tetapi masyarakat harus mencari jalur lain untuk menuju Desa Tanjung Burung, karena ruas jalannya lumpuh total," imbuhnya.

Menurutnya, ruas jalan tersebut juga sebelumnya memang sempat tertutup karena penyebab yang sama.

Jalan terputus di Tanjung Burung.
Jalan terputus di Tanjung Burung. (Warta Kota/Gilbert Sem Sandro)

Namun, setelah diperbaiki dengan pembangunan turap di sepanjang sungai Cisadane, kejadian serupa masih tetap terulang.

"Kedelan kita akan memperbaiki ruas jalan tersebut, karena memang rawan terjadi longsor, dengan memberikan batu-batu kali untuk menopang longsoran," tutup Abdul Munir. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved