Selain Jebol, Sumur Resapan di Lebak Bulus juga Retak
Kata Junaidi, sumur resapan yang jebol beberapa waktu lalu merupakan sumur modular yang paling besar di antara sumur lainnya.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Selain jebol, beberapa sumur resapan di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, juga retak. Namun kondisi itu kini diklaim sudah diperbaiki seluruhnya.
Walaupun begitu tak menjamin sumur resapan, tidak akan tidak retak atau tidak jebol, karena keberadaannya memang di tengah jalan dan pasti dilintasi kendaraan.
Lurah Lebak Bulus Junaidi mengatakan usai menerima kabar ada aspal sumur resapan yang jebol, pihaknya langsung mendata 200 sumur resapan yang baru dibangun di kawasan Lebak Bulus.
Hasilnya ada beberapa aspal sumur resapan yang alami retak.
"Jadi beberapa ada yang retak tapi sudah diperbaiki semua sisanya," ujar Junaidi dihubungi Jumat (10/12/2021).
Selain itu, satu sumur resapan yang aspalnya sempat alami jebol juga sudah diperbaiki pihaknya.
Kata Junaidi, sumur resapan yang jebol beberapa waktu lalu merupakan sumur modular yang paling besar di antara sumur lainnya.
Sehingga saat air hujan deras mengguyur kawasan tersebut maka air di got-got akan mengalir ke sumur besar itu sehingga wilayah bisa terbebas dari banjir.
"Jadi bisa tampung air banyak itukan rencananya nanti apabila hujan besar air yang selama ini ngalir di talenan got-got itu mengalir ke situ dan terbuang ke luar. Itu tujuannya," tuturnya.
Baca juga: Kasus Video Asusila Berlanjut, Gisella Anastasia Sambangi Polda Metro
Baca juga: Wagub Ariza Sebut Rekrutmen Direksi Transjakarta Sudah Ada Prosesnya
Baca juga: PSI Sesalkan Lurah Lebak Bulus Tuding Warga Rusak Sumur Resapan
Selama satu bulan pembuatan, sumur itu kemudian ditutup dengan cor dan kembali dilapisi aspal.
Namun ketika baru satu dua hari di aspal, sumur tersebut dilintasi kendaraan roda empat sehingga bagian aspal jebol.
Mestinya kata Junaidi, pasca pengaspalan dibutuhkan waktu 14 hari untuk pengeringan hingga boleh dilintasi kendaraan.
Junaidi mengaku tidak mengetahui apakah aspal basah sumur resapan itu sudah diberi tanda larangan melintas.
Hal itu kata Junaidi ada di ranah Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan.
Namun Junaidi memastikan bahwa cor pada sumur resapan sudah kokoh lantaran cor betul-betul kering saat dilakukan pengaspalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sumur-resapan-jebol.jpg)