600 Sumur Resapan 'Proyek Bodoh' Kepung Jakarta Barat, 41 Ada di Satpas SIM Daan Mogot
Wawan Kurniawan menjelaskan, dari ratusan sumur resapan itu, di Satpas SIM ada 40 titik.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat sudah memiliki 600 sumur resapan yang tersebar di seluruh Kecamatan di wilayah hukumnya.
Meskipun sejumlah pihak menilai sumur resapan ini adalah proyek bodoh karena tak mungkin mengatasi banjir atau genangan di Jakarta.
Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas (Sudin) SDA Jakarta Barat, Wawan Kurniawan menjelaskan, dari ratusan sumur resapan itu, di Satpas SIM ada 40 titik.
"40 titik pembuatan sumur resapan di Satpas SIM, kami tempatkan di parkiran karena sering tergenang di area area parkiran," ujar dia saat dikonfirmasi Kamis (9/12/2021).
Kemudian ada beberapa sumur resapan yang dibuat di pemukiman rawan banjir dan genangan.
Ukuran sumur resapan berbeda-beda tapi pihaknya sesuai dengan prosedur yaitu minimal tiga meter ke dalamannya.
Namun di beberapa wilayah seperti di kawasan Tambora itu sumur resapannya dua meter.
Setiap hujan turun, sumur resapan itu akan diawasi oleh petugas SDA untuk memastikan tidak ada yang menyumbat aliran air.
"Kalau lubangnya tersumbat kami bersihkan. Nah biasanya perawatan itu dilakukan oleh masing masing Kecamatan," kata dia.
Baca juga: Atribut dan Gardu Ormas Liar di Pamulang Ditertibkan
Baca juga: Evaluasi, Dirut Transjakarta Kumpulkan Seluruh Operator dan Sopir
Baca juga: Tak Ada Angin dan Hujan, Tembok Pembatas Kelurahan Jurang Mangu Barat Tiba-Tiba Ambruk
Sejauh ini, sumur resapan di wilayah Jakarta Barat masih dalam keadaan baik dan nomal untuk antisipasi banjir serta genangan.
Tapi, kata dia antisipasi banjir itu tergantung kapasitas sumur resapan dan kondisi tanah.
"Tergantung kapasitas sumur resapan sama kondisi tanah yang ada di situ," ucap dia.(m26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/para-pekerja-sedang-membuat-sumur-resapan-atau-drainase-vertikal-di-kebayoran-lama.jpg)