Soal Solusi Banjir Rob di Pelabuhan Sunda Kelapa, Begini Jawaban Pengelola
Kurnia Jaya mengatakan untuk proses peninggian tanggul di kawasan dermaga pelabuhan tersebut, pihaknya masih berkoordinasi
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Banjir rob yang merendam Pelabuhan Sunda Kelapa, Pademangan, Jakarta Utara, dalam beberapa hari terakhir. ke depannya akan coba diatasi dengan cara melakukan peninggian tanggul, agar dapat menahan air laut saat pasang.
General Manajer Pelindo Cabang Sunda Kelapa, Kurnia Jaya mengatakan untuk proses peninggian tanggul di kawasan dermaga pelabuhan tersebut, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait.
Menurut Kurnia, pihaknya menunggu tindak lanjut dari Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang diajukan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa.
"Intinya sudah bergerak ke peninggian tanggul. Yang kami tunggu, RIP yang sudah diajukan KSOP kepada Pemprov Juli tahun ini," ujar Kurnia, Rabu (8/12/2021).
Sebab keberadaan dokumen RIP tersebut diperlukan untuk mengurus perizinan terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH).
Menurut Kurnia, rencana itu sudah disampaikan pada bulan Juli 2021 silam yang dilakukan lewat Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa ke Pemprov DKI Jakarta.
Ia beralasan pihaknya tidak berani untuk langsung melakukan pembangunan bila seperti perizinan lingkungan belum terpenuhi. Ha tersebut nanti dikhawatirkan bakal jadi masalah.
Baca juga: Geruduk Balai Kota DKI, Buruh Kecewa Tak Ketemu Anies untuk Tagih Revisi UMP
Baca juga: Permintaan Pelapor Dikabulkan, MKD Bakal Panggil Fadli Zon Soal Cuitan Invisible Hand UU Cipta Kerja
Baca juga: Kolaborasi PLN-KPK, Pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Semakin Transparan Lewat Aplikasi JAGA
"Kami prinsipnya kan perizinan lingkungannya harus terpenuhi dulu. Ya intinya itu, tapi kami sudah mengarah ke sana (peninggian tanggul)," ujar Kurnia.
Kurnia memastikan rencana peninggian tanggul itu dipastikan diluar pengerjaan tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang saat ini sedang dibangun di pesisir Jakarta.
Selain itu Kurnia mengatakan pihaknya sudah memiliki desain dan anggaran terkait proyek tanggul yang akan ditinggikan tersebut yang diperkirakan memiliki panjang 900 meter.
"Jadi untuk yang penanggulangan rob, Pelindo ada program juga terkait peninggian tanggul itu di sepanjang kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa," kata Kurnia.
Baca juga: Kesal Kisruh Hak Asuh Anak Vanessa Angel Belum Selesai, Nikita Mirzani: Kayak Nggak Ada Bahasan Lain
Baca juga: Korban Kecelakaan Terlindas Mobil Crane di Depan Polsek Cengkareng Ternyata Penyandang Disabilitas
Baca juga: Sequis Resmikan Kantor Pemasaran di Medan untuk Permudah Akses Asuransi dan Tingkatkan Pendapatan
Sementara sebelumnya, Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan tanggul yang ada di Pelabuhan Sunda Kelapa perlu ditinggikan agar bisa memaksimalkan penanganan rob.
Sebab akibat hal itu, selain kawasan pelabuhan, permukiman warga di RW 08 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara harus terendam banjir rob akibat tanggul yang ada sudah tidak mampu lagi.
"Kami akan cek juga apakah Pelindo sudah bersurat untuk peninggian, karena ini kan harus ada inisiatif juga dari Pelindo untuk meninggikan dermaga dari Sunda Kelapa ini," kata Ali. (jhs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rob-sunda-kelapa.jpg)