Breaking News:

Polantas Tembak Paparazzi di Tol Bintaro Digelar Perkara, Status Ipda OS Ditentukan Besok

Dari gelar perkara itulah, status seorang anggota Patroli Jalan Raya (PJR) inisial Ipda OS akan ditentukan.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kasus polisi lalu lintas yang melakukan penembakan di Pintu Tol Keluar di Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, hingga korbannya meninggal dunia, sudah memasuki gelar perkara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa gelar perkara sudah dilakukan Senin (6/12/2021) oleh Direskrimum Polda Metro Jaya dan Bidang Propam Polda Metro Jaya.

Dari gelar perkara itulah, status seorang anggota Patroli Jalan Raya (PJR) inisial Ipda OS akan ditentukan.

"Saat ini gelar perkara masih berlangsung. Kemungkinan besok status Ipda OS akan kami umumkan," ujar Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).

Zulpan enggan merinci hasil pemeriksaan selama hampir dua pekan ini.

Kata Zulpan, selain penentuan status Ipda OS, polisi juga akan mengungkapkan terang benderang kronologi kasus tersebut.

"Materi pemeriksaan tak kami sampaikan hari ini. Karena sudah gelar perkara, artinya semua orang sudah diperiksa," tuturnya.

Baca juga: Temui Korban Erupsi Semeru, Jenderal Listyo Sigit: Jangan Sungkan Minta Bantuan Polisi

Baca juga: Luna Maya Mulai Risih Ditanya Kapan Menikah

Baca juga: Berantas Kejahatan Transnasional, Polri dan Polisi Selandia Baru Jalin Kerjasama

Sebelumnya seorang anggota Satuan Ditlantas PJR Polda Metro Jaya mengeluarkan tembakan di pintu tol keluar Bintaro.

Dari pengakuannya, Ipda OS mengaku sengaja mengeluarkan tembakan dari senjata HS nya lantaran ada warga yakni O, yang mengaku dibuntuti beberapa mobil dari kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Saat itu, Ipda OS mengaku sempat ditabrak si penguntit.

Akibatnya dia mengeluarkan tembakan senjata api. Satu korban terluka dan satu korban lagi inisial PP tewas saat menjalani perawatan di RS Kramat Jati.

Dalam kasus ini yang diuntungkan adalah O, pria yang sempat disebut-sebut staf khusus DPRD DKI.

Sebab O sebagai pemicu penembakan yang mengadu ke Ipda OS, tak juga disentuh dan diungkap identitasnya. 

Padahal O diduga melakukan perselingkuhan sehingga dibuntuti kelompok korban.

O disebut-sebut dibuntuti dari Hotel Kedaton di Sentul, Bogor. Di hotel transit itulah, O diduga melakukan perselingkuhan dengan perempuan yang ia turunkan di Depok.(Des)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved