Lifestyle
Selain di Wajah, Perawatan Anti Aging juga di Leher dan Tangan, Mengapa?
Banyak wanita setelah melakukan perawatan anti aging di bagian wajah, akan beralih ke leher dna telapak tangan.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: LilisSetyaningsih
DNA salmon dari Nucleotide juga bermanfaat untuk mengatasi masalah aging seperti kulit kasar, kulit mati, kulit sensitif, dan dullness skin.
Baca juga: Risiko Tifus Mengintai saat Sulit Menghilangkan Kebiasaan Jajan, Cegah dengan Vaksinasi Tifoid
Baca juga: Kenali saat Kulit Unhappy, ini Tandanya
“DNA salmon generasi terbaru memililiki bio-restructuring dan lifting effect. Sekali suntik pun sudah kelihatan,” tambah dr. Priskila.
Rekomendasi penyuntikan dilakukan sebanyak 4 kali, tiap 2 minggu sekali.
“Setelah empat kali, kita sarankan satu kali booster setelah enam bulan dari penyuntikan terakhir,” lanjutnya.
DNA salmon juga aman dikombinasi dengan modalitas treatment lain seperti botoks, filler, laser, dan lain-lain.
Baca juga: Bermain Gadget juga Mempengaruhi Kecantikan Kulit, Simak Tips Dapatkan Tampilan Flawless Seharian
Selain itu, untuk yang alergi seafood sejauh ini belum ada laporan keluhan menggunakan DNA Salmon bisa menimbulkan alergi.
Untuk mencegah hal tersebut, baik yang punya alergi seafood atau tidak, sebelum dilakukan treatment biasanya akan dilakukan skin tes untuk melihat ada tidaknya reaksi alergi.
Bila aman dan tidak menimbulkan reaksi alergi baru dilakukan.
Namun bila muncul gatal atau kemerahan, serta reaksi alergi lain, tidak akan dilanjutkan.
"Sejauh ini belum ada laporan adanya alergi penggunaan DNA Salmon," ujar dr. Junivan. (Lis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/generasi-baru-perawatan-dengan-dna-salmon.jpg)