Minggu, 26 April 2026

Lampu Desinfeksi Philips UV-C Jadi Merek Terpopuler di Indonesia Digital Popular Brand Award 2021

Signify baru-baru ini mengumumkan bahwa lampu meja desinfeksi Philips UV-C terpilih sebagai merek terdepan dan terpopuler.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
istimewa
Lampu meja desinfeksi Philips UV-C terpilih sebagai merek terdepan dan terpopuler di ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM - Perusahaan bidang pencahayaan, Signify baru-baru ini mengumumkan bahwa lampu meja desinfeksi Philips UV-C terpilih sebagai merek terdepan dan terpopuler dalam kategori konsumen lampu desinfeksi UV-C di ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2021.

Penghargaan ini semakin meneguhkan kepemimpinan Signify dalam teknologi UV-C anti kuman.

Saat masyarakat beradaptasi dengan normal baru, lampu desinfeksi UV-C telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari untuk melindungi kita dari virus dan bakteri, baik selama pandemi ini dan bahkan setelahnya nanti.

"Sangat mengembirakan bahwa sejak diluncurkan tahun lalu, lampu meja desinfeksi Philips UV-C kami telah mengukuhkan dirinya sebagai favorit konsumen di tanah air,” ujar Country Leader Signify Indonesia, Dedy Bagus Pramono, dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12/2021).

Lampu meja desinfeksi Philips UV-C terpilih sebagai merek terdepan dan terpopuler di ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2021.
Lampu meja desinfeksi Philips UV-C terpilih sebagai merek terdepan dan terpopuler di ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2021. (istimewa)

Dedy menambahkan, Signify telah membangun keahlian aplikasi UV-C yang kuat selama lebih dari 35 tahun, yang memungkinkan kami mengembangkan berbagai macam lampu, luminer, perangkat, sistem kontrol, dan layanan terkait UV-C yang efektif digunakan untuk desinfeksi permukaan, benda dan udara.

“Kini kami melihat permintaan terhadap solusi UV-C untuk konsumen rumah tangga terus meningkat, dan untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, kami menawarkan berbagai produk desinfeksi UV-C yang tersedia di Indonesia,” kata Dedy.

Lampu meja desinfeksi Philips UV-C dirancang dengan mengutamakan keselamatan konsumen.

Perangkat ini dilengkapi perlindungan keselamatan terintegrasi seperti pengatur waktu dan alarm suara, sensor gerak tiga meter menggunakan teknologi microwave, dan kabel sepanjang tiga meter yang memudahkan proses desinfeksi sekaligus melindungi pengguna dari bahaya paparan yang berlebihan.

“Sensor gerak berfungsi sebagai lapisan perlindungan ekstra yang mendeteksi gerakan manusia, jika gerakan terdeteksi di sekitar pengoperasian perangkat, maka lampu akan mati secara otomatis,” ungkap Dedy.

Selain itu, fitur keselamatan lain yang unik dari produk ini adalah instruksi suara yang akan dimulai saat perangkat dinyalakan namun sebelum lampu UV-C diaktifkan.

Lampu meja desinfeksi UV-C ini dapat secara efektif menonaktifkan virus, bakteri, jamur, dan spora yang dapat menimbulkan bahaya tak terlihat di rumah dalam hitungan menit. 

Perangkat ini juga bebas ozon, yang merupakan salah satu fitur utama yang membedakan lampu ini dari produk sejenis lainnya.

Meskipun ozon dikenal sebagai oksidan kuat terhadap mikroorganisme seperti virus dan bakteri, ozon juga dapat membahayakan sel-sel di paru-paru dan saluran pernapasan jika terpapar langsung.

Oleh karena itu, ruangan yang didesinfeksi menggunakan ozon tidak dapat langsung digunakan karena membutuhkan waktu hingga 4 jam untuk menghilangkan ozon.

Dengan solusi desinfeksi UV-C bebas ozon, ruangan yang didesinfeksi dapat digunakan segera setelah lampu UV-C dinonaktifkan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved