Atikah Manfaatkan JKN-KIS untuk Atasi Biaya Pengobatan Dirinya, Suami Hingga Cucu
Memiliki jaminan kesehatan yang aktif dari program JKN-KIS merupakan hal yang penting bagi Atikah (53),pensiunan PNS asal Kabupaten Bogor.
WARTAKOTALIVE.COM - Memiliki jaminan kesehatan yang aktif dari program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan hal yang penting bagi Atikah (53), pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Bogor yang ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong.
Pemutakhiran data pensiunan PNS membuat dirinya harus mengurus datanya agar tetap aktif.
Atikah dan keluarganya termasuk yang sering memanfaatkan layanan Program JKN-KIS, terlebih lagi memasuki usia senja perlindungan kesehatan sangat Atikah butuhkan.
“Saya berdomisili di Cibungbulang dengan Fasilitas Kesehatan Puskesmas Cibungbulang, datang untuk urus administrasi pensiunan PNS agar tidak dinonaktifkan,” ucap Atikah Jumat (26/11/2021).
Atikah mengaku, dirinya sudah terinformasi dari petugas untuk menggunakan Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA).
“Alhamdulillah ngga perlu waktu lama semua cepat prosesnya. Saya mengandalkan program JKN-KIS untuk mengatasi biaya pengobatan, salah satunya pengobatan Keratoconjunctivitis sicca (KCS) atau disebut mata kering,” lanjutnya.
Pengobatan yang Atikah jalani sudah mendapatkan rujukan untuk operasi di Rumah Sakit Medika.
Selain itu, ia mengidap penyakit lambung dan asam urat yang mengharuskan ia untuk rutin berobat dan konsumsi obat.
Memastikan kepesertaannya tetap aktif menjadi kewajiban untuknya, terlebih lagi sejak pengalaman pengobatan almarhum suaminya yang dijamin untuk seluruh pelayanan kesehatan menggunakan jaminan kesehatan program JKN-KIS.
“Program JKN-KIS mendampingi almarhum suami melakukan pengobatan semua tindakan kesehatan dijamin sampai akhir, pasti besar biayanya kalau semua ditanggung pribadi, tapi alhamdulillah dijamin semua pelayanannya,” ucap Atikah.
Atikah mengatakan, dirinya dan keluarga sudah terdaftar program JKN-KIS sejak lama, termasuk cucunya jika berobat mengandalkan jaminan program JKN-KIS.
“Pastinya karena ngga ribet tinggal ke fasilitas kesehatan bawa kartu KIS sudah bisa dapat pelayanan tanpa mengeluarkan uang sepeser pun,” tambah Atikah.
Atikah juga menambahkan, terselenggaranya program JKN-KIS yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat ini sangat membantu terutama untuk yang tidak mampu.
“Saya berterima kasih karena program JKN-KIS selalu ada untuk mengatasi pembiayaan berobat saya dan keluarga,” ujarnya.
Masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai prosedur tanpa mengeluarkan biaya, terlebih lagi pemerintah ikut membantu dengan adanya segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung penuh oleh pemerintah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/program-jkn-kis-1.jpg)