Senin, 18 Mei 2026

Berita Tangerang

Begini Penampakan Rumah Mewah Rahmawati, Keluarga Polisi yang Diusir Puluhan Orang gegara Utang

Rumah dua lantai seluas 297 meter tersebut berada di Jalan Kampung Dongkal RT 01 RW 03 no. 23 Cipondoh, Tangerang.

Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Rumah Rahmawati, keluarga dari anggota kepolisian Polres Metro Jakarta Barat, yang kosong dan berantakan. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPONDOH- Rahmawati, keluarga dari seorang anggota kepolisian Polres Metro Jakarta Barat, diusir dan dipaksa oleh sekelompok orang pada Rabu (6/10/2021) lalu.

Melalui pantauan Wartakotalive.com, rumah dua lantai seluas 297 meter tersebut berada di Jalan Kampung Dongkal RT 01 RW 03 no. 23 Cipondoh, Tangerang.

Rumah tersebut terlihat sepi dan halaman rumah tampak kumuh karena sampah plastik dan dedaunan berserakan. Sebuah helm berwarna hitam dan selimut yangsl sudah kusam juga terdapat pada teras rumah tersebut. 

Terlihat gerbang rumah dikunci dengan menggunakan sebuah rantai dengan posisi digembok. Lalu, pintu rumah yang berwarna cokelat itu juga terlihat terkunci dengan digembok.

Baca juga: Nasib Pilu Istri Polisi di Tangerang, Diusir dari Rumah Mewahnya gegara Tak Mampu Nyicil Utang

Selain itu, terdapat dua buah spanduk berukuran besar dan panjang dipajang pada sisi depan rumah. Spanduk itu berisikan sebuah pemberitahuan akan rumah berwarna putih itu, kini telah dimiliki oleh Rasmidi berdasarkan pemenang risalah lelang.

Selain itu, pada area depan rumah Rahmawati terdapat sebuah bangunan berwarna kuning dengan pintu geser, yang tampak seperti tempat sebuah warung untuk berjualan.

Pada bagian atas bangunan berwarna kuning itu, terlihat atap rumah sudah keropos  tidak terurus, dan satu buah bagian jendela rumah itu terlihat terbuka.

Baca juga: FAKTA Miris Tiga Remaja SMP Jadi Budak Nafsu Hidung Belang, Pasrah saat Digrebek di Kamar Wisma

Ronu, salah seorang warga yang tinggal di sekitar rumah Rahmawati mengaku, rumah tersebut telah kosong ditinggalkan pemiliknya lebih dari sebulan lalu.

Ia menjelaskan, kejadian tindakan pengusiran keluarga Rahmawati yang dilakukan oleh puluhan orang itu terjadi pada pagi hari.

Selain sekelompok orang yang datang menggunakan mobil pribadi itu, beberapa personil dari kepolisian juga turut hadir saat Rahmawati keluar dari rumahnya.

"Kejadian pengusiran itu terjadi sekitar lebih dari satu bulan yang lalu, kejadiannya itu pagi-pagi banget, sekitar pukul 08.00 WIB," ujar Ronu saat diwawancarai Wartakotalive.com, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Donasi untuk Beli Rumah Gala Sky Hampir Rp1 Miliar, Doddy: Saya sebagai Kakeknya Miris dan Malu

"Yang dateng menjemput pemilik rumah untuk keluar itu jumlahnya sekira 30 orang, mereka rapih pakai mobil pribadi, ada beberapa polisi juga yang dateng waktu itu satu mobil sepertinya," imbuhnya.

Menurutnya, tindakan pengusiran tidak dilakukan dengan cara rusuh ataupun keras, lantaran tidak terdengar ada bentakan suara hingga ke luar rumah.

Usai memaksa Rahmawati keluar rumah, sekelompok orang tersebut melakukan operasi pengosongan rumah hingga malam hari.

"Mereka dateng pagi kan tuh, enggak lama keluar yang punya rumah. Tapi puluhan orang itu masih didalam rumah sampai malam hari, mereka kan ngeluarin barang yang ada didalam rumah," kata Ronu.

Baca juga: Nunggak Cicilan Utang, Istri Polisi di Cipondoh Histeris saat Sekeluarga Diusir Paksa dari Rumahnya

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved