Bansos
Andika Hazrumy Ingin Warga Banten Mandiri dan tak Bergantung pada Bansos
Wagub Provinsi Banten Andika Hazrumy berpesan kepada warganya yang rutin mendapat bansos untuk segera bangkit dan mandiri.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Provinsi Banten membagikan dana Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) Tahun Anggaran 2021 sebesar total Rp 50 miliar kepada 50.000 rumah tangga sasaran.
Peresmian pembagian dana bantuan sosial Pemprov Banten tersebut melalui Dinas Sosial tersebut dilaunching oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Kantor Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Selasa (30/11/2021)
Baca juga: Kondisi Polisi yang Dipukuli Massa Pemuda Pancasila Membaik, Sudah Pulang dari Rumah Sakit
Dalam sambutannya Andika meminta para RTS penerima untuk memiliki komitmen dapat naik level menjadi mandiri dari status sebagai penerima bantuan saat ini.
"Saya minta kepada Dinsos (Dinas Sosial Provinsi Banten) untuk memberikan pendampingan agar para penerima ini dapat naik level menjadi mandiri," kata Andika, Selasa (30/11/2021).
Dikatakan Andika, para penerima harus memiliki komitmen untuk naik level menjadi status mandiri atau keluar dari status sebagai penerima.
Hal itu mengingat sifat pemberian bantuan Jamsosratu sendiri sebagai stimulan dan juga mengingat masih banyaknya warga Banten lainnya yang juga masih masuk kategori sebagai calon penerima.
Baca juga: Bambang Widjojanto Meyakini Jakpro Mendukung KPK Mengawasi Ajang Balap Formula E
"Jadi ibu-ibu di sini harus ingat kalau masih banyak saudara-saudara kita yang juga membutuhkan untuk mendapat bantuan ini," ucapnya.
Sebagai stimulan, kata Andika, bantuan Jamsosratu dapat digunakan sebagai tambahan modal untuk membuka usaha kecil-kecilan, di samping juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Jadi enggak boleh ya bu ya kalau misalnya buat beli rokok bapaknya," ujar Andika kepada ibu-ibu penerima di Kecamatan Larangan yang menghadiri acara tersebut.
Lebih jauh Andika mengatakan, Pemprov Banten berusaha berkomitmen untuk tetap menganggarkan dana bantuan Jamsosratu tersebut meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Baca juga: Membaik, AKBP Dermawan Karosekali Bakal Rawat Jalan
"Seperti kita tahu di masa pandemi ini hampir semua anggaran pemerintah yang ada dialokasikan untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Namun Alhamdulillah rekan-rekan di DPRD Banten juga mendukung komitmen Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) dan saya untuk tetap dapat menyalurkan Jamsosratu," ungkapnya.
Dikatakan Andika, Pemprov Banten memiliki komitmen dalam penanggulangan kemiskinan.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan kebijakan koordinasi dan kebijakan angaran.
Salah satunya yaitu dukungan anggaran bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat melalui Program Jamsosratu ini.
Baca juga: Sachrudin Bangga Program Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang Terbesar di Jabodetabek
Dilanjutkan Andika, formula alokasi anggaran program perlindungan dan kesejahteraan sosial harus mengarah pada perencanaan dan penganggaran yang berpihak kepada masyarakat miskin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/andika-bagi.jpg)