Jumat, 8 Mei 2026

Ariza Sebut Ajang Formula E Bukan Hanya Menyangkut Nama Ibu Kota, Tapi Juga Indonesia

Menurut Ariza, turnamen Formula E tidak hanya menyangkut nama baik Ibu Kota saja, tapi juga nama Indonesia.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merasa bersyukur dengan perhatian Presiden RI Joko Widodo pada perhelatan Formula E di Ibu Kota pada Juni 2022 mendatang.

Politisi Partai Gerindra ini mengaku, pemerintah daerah sangat terbuka dengan pihak manapun terkait ajang balap Formula E.

“Kalau ada keinginan pemerintah pusat untuk terlibat aktif tentu kami sangat senang dan bersyukur. Itu artinya pemerintah pusat memberi perhatian yang lebih dan baik kepada penyelenggaraan,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Kamis (25/11/2021).

Menurut Ariza, turnamen Formula E tidak hanya menyangkut nama baik Ibu Kota saja, tapi juga nama Indonesia.

Dia mengapresiasi Presiden RI Joko Widodo yang ikut menaruh perhatian besar terhadap turnamen mobil balap bertenaga listrik tersebut.

Meski begitu, Ariza tidak mengetahui secara pasti pertimbangan Panitia Formula E yang menyerahkan penetapan lokasi balapan kepada Presiden. Kata dia, semua pihak bisa mengusulkan lintasan balap dan nanti panitia akan mengkajinya.

“Kita semua bisa saja mengusulkan atau merekomendasikan yang terbaik menurut kita, tapi memang pada akhirnya yang memutuskan dari pihak Fomula E. Karena ada syarat-syarat yang baik menurut kita, tapi bisa saja dari segi keamanan dan lain-lain (yang dipilih) titik B (lain),” imbuhnya.

Menurut dia, ada lima titik yang disiapkan untuk lintasan balap Formula E. Rinciannya, Jalan Sudirman-Thamrin; Pantai Indah Kapuk (PIK) Penjaringan, Jakarta Utara; Jakarta International Stadium (JIS) Tanjung Priok, Jakarta Utara; JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat; dan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Sesuai ketentuan, pihak panitia yang terdiri dari perseroan daerah PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Formula E Operations (FEO) akan melakukan kajian di lapangan.

Kata dia, ada beberapa kriteria dan syarat yang harus dipenuhi untuk menetapkan jalan raya sebagai lintasan Formula E.

“Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi tidak hanya tentang keamanan bagi pengendara, tapi juga keamanan bagi pengunjung. Tentu juga harapan kami tempat ditunjuk itu nanti menjadi ikon supaya nanti di dunia kota Jakarta itu bisa dilihat seluruh warga dunia, bagaimana perkembangan dan kemajuan kota Jakarta yang kita banggakan dan cintai,” ucapnya.

“Terkait nanti titik mana yang ditunjuk, kami serahkan kepada aturan dan ketentuan yang ada, yang sudah diatur oleh pihak Formula E,” tambahnya.

Turnamen Formula E dinilai dapat mengedukasi masyarakat tentang penggunaan tenaga listrik.

Seperti diketahui saat ini kendaraan bermotor masih didominasi berbahan bakar minyak atau energi yang tidak terbarukan, dibanding tenaga listrik.

“Jadi kedatangan Formula E dalam rangka mengedukasi masyarakat dari mobil (dari bahan) fosil ke mobil listrik. Dengan demikian, kita bisa menghemat APBN setiap tahun Rp 60-80 triliun terhadap subsidi yang selama ini kami berikan kepada masyarakat yang memakai BBM,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved