Sabtu, 11 April 2026

Indonesia Badminton Festival

Greysia/Apriyani Tak Ingin Terbebani dengan Target Juara di Indonesia Open 2021

Greysia/Apriyani menang dua game langsung dari Fitriani/Yulia Yosephine Susanto dengan kedudukan akhir 21-10, 21-15 dalam waktu 37 menit.

Penulis: Ramadhan L Q |
Warta Kota/Ramadhan L Q
Greysia/Apriyani tidak ingin terbebani harus jadi juara di Indonesia Open 2021 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali 

Laporan Wartawan Tribun Network, Ramadhan L Q

WARTAKOTALIVE.COM, NUSA DUA - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu peraih medali emas Olimpiade Tokyo tak ingin terlalu memikirkan target untuk juara Indonesia Open 2021.

"Memang kita ingin selalu menampilkan yang terbaik. Tidak hanya di lapangan, tapi juga persiapannya untuk menghadapi siapapun," kata Greysia, usai laga.

"Kami bertanding selalu pengin menang. Bukan sebuah keharusan juara supaya tidak terbebani," lanjut peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu.

Ia mengatakan hal tersebut setelah berhasil mengalahkan rekan senegara, Fitriani/Yulia pada babak kedua atau 16 besar Indonesia Open 2021 di Lapangan 2, Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Kamis (25/11/2021).

Greysia/Apriyani menang dua game langsung dari Fitriani/Yulia Yosephine Susanto dengan kedudukan akhir 21-10, 21-15 dalam waktu 37 menit.

Ini menjadi kemenangan perdana Greysia/Apriyani atas pasangan yang juga tampil di dua nomor pertandingan, yakni tunggal dan ganda putri di Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021 itu.

Baik Greysia/Apriyani dan Fitriani/Yulia baru pertama kali bertemu sepanjang turnamen.

"Mereka juga mempersiapkan yang terbaik, siapapun lawannya. Sementara kami juga ingin memenangkan pertandingan," ujar Greysia.

Usai mengalahkan Fitriani/Yulia, selanjutnya di babak perempat final Greysia/Apriyani akan bertemu pemenang antara duel sesama Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi versus Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto.

Jelang melawan ganda putri Jepang, Greysia mengatakan, dirinya bersama Apriyani bakal terus menampilkan yang terbaik agar dapat melaju ke babak berikutnya.

Diketahui, ganda putri Merah Putih terakhir kali menjadi juara Indonesia Open pada 2008 silam, yang kala itu gelar berhasil dimenangkan Vita Marissa/Liliyana Natsir.

Mereka berhasil menyabetnya saat ajang level Super 1000 tersebut digelar di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Setelah itu, pencapaian terbaik ganda putri Merah Putih hanya mampu menembus final sebanyak dua kali dalam 11 edisi terakhir.

"Ya memang dulu beberapa kali main di Indonesia Open, pencapaian terbaik selalu di final, ya gimana ya kalau masih ada kesempatan coba lagi untuk jadi juara di rumah sendiri," ujar Greysia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved