Breaking News:

Berita Depok

Lantik Puluhan Pejabat, Wali Kota Depok : Tidak Perlu Loyal ke Pimpinan yang Tidak Sesuai Sistem

Lantik Puluhan Pejabat, Wali Kota Depok : Tidak Perlu Loyal ke Pimpinan yang Tidak Sesuai Sistem. Berikut selengkapnya

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wali Kota Depok Mohammad Idris melantik lima aparatur sipil negara (ASN) untuk mengisi lima posisi pimpinan tinggi pratama Kota Depok di Ruang Edelweis, Lantai 5, Gedung Sekretariat Daerah Kota Depok, Balai Kota, Pancoran Mas, Kota Depok pada Rabu (24/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN MAS - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pelantikan lima pejabat yang mengisi lima jabatan pimpinan tinggi pratama, telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Terlebih posisi tersebut diperebutkan dalam lelang jabatan yang digelar Pemerintah Kota Depok sejak akhir September 2021 lalu.

"Ya ini proses yang cukup lama ya untuk mencari pejabat pimpinan tinggi pratama. Karena memang dari pembentukan pansel (panitia seleksi) pun itu ketat, harus ijin KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). Lalu proses lelangnya juga (pelamar) kita ambil dari skup se-Jawa Barat," papar Idris kepada wartawan seusai pelantikan di Balai Kota, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (24/11/2021).

Dari hasil proses tersebut hingga akhirnya dilakukan pelantikan, Idris mengatakan KASN menilai semua proses yang dijalankan sudah baik, termasuk para peserta lelang jabatan terpilih.

Selain melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama, Idris mengaku pihaknya juga melakukan pelantikan kepada 59 orang ASN.

Di antaranya ada Camat, Staf Ahli, serta pejabat setingkat Eselon I, II dan III lainnya.

Idris juga mengatakan, mereka yang menjabat tidak harus loyal kepada pimpinan.

Baca juga: Ganji Genap Jalan Margonda Raya Belum Diberlakukan, Idris Sebut Kewenangan Tangan Polda Metro Jaya

Baca juga: Lelang Jabatan Selesai, Mohammad Idris Resmi Lantik Lima Kepala Dinas Kota Depok Terpilih

"Kalau pimpinannya enggak sesuai dengan sistem ya enggak harus loyal. Loyal itu juga kepada Tuhan dan Perundang-undangan adalah (loyalitas) yang tertinggi," paparnya.

"Kalau loyalitas kepada pimpinan kan hanya berupa tindakan-tindakan teknis dan operasional. Semua (staf) harus loyal ke kepala dinasnya, kalau enggak ya stafnya ngaco namanya," tuturnya.

Selain melantik lima pejabat yang mengisi lima jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong sejak dua bulan lalu, Idris juga turut melantik Mohammad Fitriawan yang dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Hukum, dan Pemerintahan.

Di mana sebelumnya, Fitriawan menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM).

Dengan digesernya Fitriawan, maka DKUM mengalami kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama.

Untuk mengisi kekosongan Kepala DKUM, Idris menegaskan pihaknya akan kembali melakukan lelang jabatan dalam waktu dekat. Yakni harus membentuk pansel lebih dulu yang sebelumnya harus mendapat persetujuan dari KASN.

"Kalau sudah ada persetujuan, baru kita umumkan, nanti baru ada proses pengumupan berkas-berkas, adminstrasi. Mudah-mudahan lancar sehingga akhir tahun ini selesai semua," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved