Breaking News:

Berita Depok

Cegah Gelombang 3 Covid-19, Pengusaha Dukung Pemkot Depok Terapkan PPKM Level 3 Selama Libur Nataru

Cegah Gelombang 3 Covid-19, Pengusaha Dukung Pemkot Depok Terapkan PPKM Level 3 Selama Libur Nataru. Berikut selengkapnya

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono meninjau Pameran UMKM di Mal Depok, Depok pada Jumat (19/11/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN MAS - Kebijakan pemerintah terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 selama masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) disambut terbuka para pengusaha.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jaringan Wirausaha (Jawara) Depok Kamaludin Enuh mengaku mendukung keputusan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Dr. drg. Nia Ayu Ismaniati Dekan FKG UI 2022-2026, Fokus Hilirisasi Riset dan Kewirausahawan

Di mana pemerintah pusat menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) secara nasional. 

Menurut Kamal, kebijakan tersebut bertujuan demi kebaikan bersama, agar tak terjadi kembali lonjakan kasus Covid-19 di tanah air.

"Kalau untuk kebaikan bersama, kami setuju. Bicara kesehatan dan ekonomi, jadi, seperti telur dengan ayam, mana dulu. Kalau kita percaya dengan pemerintah, kita saat ini dituntut untuk lebih kreatif," papar Kamaludin saat ditemui di kawasan Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (23/11/2021).

Dengan kebijakan ini, Kamaludin mengklaim bahwa semua pengusaha berharap besar agar pandemi segera usai. 

Kamaludin mengaku bahwa para UMKM tak hanya mendukung namun juga percaya pada setiap kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam menghilangkan pandemi Covid-19.

Baca juga: Info Terkini Cuaca Depok Rabu 24 November, BMKG: Hujan Ringan Hingga Sore, Suhu Udara Panas

Hal ini dikatakan Kamaludin lantaran selama pandemi, kebijakan pemerintah berdampak langsung terhadap pengusaha. Dirinya pun menilai, dengan adanya pandemi ini, pengusaha dituntut untuk mandiri.  

“Kemandirian itu sudah harus. Saya bilag ke teman-teman pengusasha UMKM. Jangan tayangkan covid selesai. Tapi bagaimana kita beradaptasi,” tuturnya.

“Artinya, pengusaha harus kreartif, jadi jangan sampai kita mempermasalahan kebijakan-kebijakan. Jadi tidak bergerak. Kebijakan sudah pasti ada. Tapi kita tidak bisa menolak,”kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa PPKM Level 3 masih akan ditambah dengan sejumlah pengetatan lainnya.

“Pada libur Nataru ini kita berlakukan pengetatan dan pengetatannya mengadopsi pedoman yang selama ini berlaku untuk PPKM Level 3 plus ada beberapa pengetatan,” ujarnya. 

Baca juga: Chan Mantan Suami Valencya Dinyatakan Bersalah dan Dituntut 6 Bulan Penjara KDRT Psikis

Salah satu pengetatan yang dilakukan guna menghindari adanya kerumunan besar-besaran yang kerap terjadi pada saat perayaan tahun baru maupun pelaksanaan peribadatan.

“Semuanya nanti akan kita tertibkan. Kalau perlu nanti kalau ada tempat wisata yang pemerintah daerahnya tidak bisa mengendalikan ya ditutup,” pungkas mantan Mendikbud tersebut.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved