Berita Jakarta

Tukang Sol Sepatu Langka, di Palmerah-Kebon Jeruk Hanya Ada di Lampu Merah Batusari

Di Jakarta Barat, ada satu lokasi tempat sol sepatu yang mangkal di dekat Lampu Merah Batusari, Kebonjeruk, Jakart Barat.

Penulis: Miftahul Munir |
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Tukang sol sepatu langka, di Palmerah-Kebon Jeruk hanya ada di lampu merah Batusari, Jakarta Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -- Keberadaan tukang sol sepatu keliling sudah sulit ditemui di Jakarta khususnya Jakarta Barat sejak beberapa tahun terakhir.

Hal ini mungkin karena sudah sedikit peminatnya lantaran kualitas sepatu di Jakarta sudah cukup bagus.

Selain itu, harga sepatu sudah terjangkau, sehingga apabila rusak maka masyarakat memilih beli baru daripada harus memperbaiki.

Di Jakarta Barat, ada satu lokasi tempat sol sepatu yang mangkal di dekat Lampu Merah Batusari, Kebonjeruk, Jakart Barat.

Pria yang biasa dipanggil kang Asep (28) warga Asal Garut, Jawa Barat sudah belasan tahun menjadi tukang sol sepatu.

Awal mulanya ia berkeliling memikul boks kecil berisikan peralatan sol sepatu di kawasan Palmerah dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Saat itu harga sol sepatu masih sekira Rp, 5 ribu dan setiap tahunnya hatu sekira Rp, 1.000 sampai Rp, 2.000.

Namun, peminat tukang sol sepatu semakin menurun, hingga akhirnya ia memutuskan membuat lapak di dekat lampu merah Batu Sari Kebon Jeruk.

"Tahun 2012 saya baru pindah ke lapak ini," ujar Asep saat ditemui Wartakotalive.com, Selasa (23/11/2021).

Asep mengaku, selama mangkal di dekat Lampu Merah, pelanggannya cukup banyak dan setiap hari bisa melayani sol sepatu sebanyak tujuh pasang.

Sepasang sepatu yang disol saat ini harganya bervariasi tergantung dari jenis dan harga sepatu milik pelanggan.

Sepatu harga Rp 50.000, Asep mematok harga sol sebesar Rp 20.000 dan untuk sepatu harga Rp 100.000 sampai Rp 150.000 dipatok harga sol Rp 25.000.

"Kalau di atas Rp 200.000 itu biasanya Rp 30.000 biaya solnya," tuturnya.

Harga yang dipatok ini karena sesuai tingkat kesulitannya, karena semakin mahal harga sepatu, maka memiliki kualitas baik dan sulit untuk disol.

Asep melanjutkan, dirinya sempat menganggur selama satu tahun di Garut, Jawa Barat ketika Pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved