Breaking News:

Viral Media Sosial

Hoax Isu Pemerkosaan, Ketua RT Sesalkan Aksi Gereduk Kampung yang Dilakukan Oleh Ratusan Massa

Salah Paham Isu Pemerkosaan, Ketua RT Sesalkan Aksi Gereduk Kampung yang Dilakukan Oleh Ratusan Massa

Penulis: Muhamad Fajar Riyandanu | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ketua RT setempat, Paryadi ditemui di rumahnya pada Jumat (19/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Aksi penggeredukan ratusan orang ke permukiman warga di Jalan Batu Kinyang Condet, Batuampar, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (18/11/2021) malam disesalkan oleh Ketua RT setempat. 

Aksi geruduk kampung itu terekam dalam sebuah video berdurasi 45 detik yang diunggah oleh akun media sosial Instagram @merekamjakarta. 

Video viral di media sosial itu dipicu kabar pemerkosaan seorang perempuan yang telah memiliki suami berinisial HB. 

Ditemui di rumahnya, Ketua RT setempat, Paryadi (66), menyesalkan aksi penggerdukan tersebut karena kasus yang sebenarnya terjadi adalah kasus dugaan perselingkuhan. 

"Sekarang karena kabar itu warga sini citranya jadi tercoreng. Padahal enggak ada itu perkosaan, yang sebenarnya selingkuh," kata Paryadi pada Jumat (19/11/2021), siang.

Lebih lanjut, kata Paryadi, ratusan orang tersebut bukan warga sekitar. Mereka datang dari Tanjung Priok, Karawang, hingga Bekasi.

Baca juga: Viral Video Tiga Perempuan Injak Al Quran, MUI Karawang: Karena Kebodohan dan Ketidakpahaman

Baca juga: Waspada Curanmor Modus Mengamen, Kejadian di Kebon Jeruk, Videonya Viral di Medsos

"Mereka datang mau cari warga berinisial RM, dia ini yang disebut memperkosa istrinya. Sama warga lain D, D ini teman nongkrong RM begitu lah. Mereka tinggal beda RT dengan HB," ujarnya.

Paryadi menuturkan ratusan orang rekan HB itu baru membubarkan diri setelah ia memberi penjelasan duduk perkara yang sebenarnya bahwa istri HB diduga berselingkuh dengan RM.

Pada malam kejadian pun HB dan RM sudah dibawa ke Polres Jakarta Timur untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, didapati tidak ada tindak pemerkosaan.

"Tidak ada unsur paksaan, karena si istri juga sudah mengakui kesalahannya di hadapan suaminya dan sudah membuat pernyataan hitam di atas putih, serta berjanji tidak akan mengulangi lagi," kata Kapolres Jakarta Timur Erwin Kurniawan pada Jumat (19/11/2021)

Sebelumnya diberitakan, ratusan orang mendatangi kawasan Jalan Batu Kinyang Condet, Batuampar, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (18/11/2021) sekira pukul 21.00 WIB. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video berdurasi 45 detik yang diunggah oleh akun media sosial Instagram @merekamjakarta. 

Dalam narasi video itu, tertulis takarir "Sejumlah warga menggruduk sebuah rumah pelaku yang diduga memperkosa seorang wanita".

Menanggapi adanya video tersebut, Ketua RT setempat, Paryadi, membantah adanya kasus perkosaan sebagaimana tertulis di narasi video.

Pria 66 tahun itu mengatakan, bahwa kejadian yang sebenarnya adalah kasus perzinaan antara seorang perempuan yang masih memiliki suami dan seorang pria duda. 

"Kita jelaskan ini masalahnya bukan pemerkosaan. Kalau dia (si perempuan) diperkosa kan seharusnya teriak-teriak. Lingkungan sini pasti tahu," kata Paryadi saat ditemui di rumahnya pada Jumat (19/11/2021), siang. (m29)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved