Breaking News:

Perhatikan Pengembangan SDM Digital, Presiden Jokowi Minta Program DLA Perbanyak Mitra Kerja

Menurut Kepala Negara, Indonesia membutuhkan SDM bertalenta dengan melahirkan para pemimpin yang berwasan digital.

Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memberikan arahan dan mendorong pengembangan sumber daya manusia digital atau talenta digital, baik dari tingkat basic hingga advance.

Menurut Kepala Negara, kebutuhan mendasar tersebut untuk membangun ekonomi digital nasional.

“Yang paling penting adalah SDM, kebutuhan ini sudah kebutuhan besar untuk membangun ekonomi digital. SDM tingkat dasar, SDM tingkat menengah, urusan IoT (Internet of Thing), Cloud computing, big data,” ujar Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Menurut Kepala Negara, Indonesia membutuhkan SDM bertalenta dengan melahirkan para pemimpin yang berwasan digital.

Pengembangan SDM digital tersebut yang kemudian diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui program Digital Leadership Academy (DLA).

“Kita memerlukan sebuah Digital Leadership Akademy yang menyiapkan betul-betul, sehingga saya sampaikan segera mencari partner kerjasama,” jelas Kepala Negara.

Berdasarkan arahan Presiden, Kementerian Kominfo dibawa kepemimpinan Menkominfo Johnny G. Plate berhasil membuka program DLA tahun 2021 yang dimulai pada 13 September lalu.

“Kemarin (pembukaan program DLA), sudah mulai ketemu dengan Oxford, dengan Harvard, dengan NUS (National University of Singapore), dengan Tsinghua,” tandasnya.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak

Presiden Jokowi menegaskan bahwa program DLA yang telah bekerjasama dengan empat universitas terbaik di dunia itu menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun kerjasama dengan berbagai negara.

“Kerjasama, gak mungkin kalau kita ingin cepat kalau kita ingin sendirian, gak mungkin sekarang ini. Sehingga segera kita harus yang namanya ekosistem digital itu betul-betul bisa terbentuk dan bisa segera bisa kita jalankan,” pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved