Perlindungan Perempuan dan Anak
Menteri PPPA Harap Dubes RI Punya Perhatian dan Semangat Kerja Sama Demi Lindungi Perempuan dan Anak
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, senang bertemu dengan 9 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh Republik Indonesia untuk negara-negara sahabat.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga senang bertemu dengan 9 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (dubes LBPP) Republik Indonesia untuk negara-negara sahabat.
Hal itu dia katakan usai menerima kunjungan dari para utusan luar negeri itu di Kantor Kementerian PPPA, Selasa (16/11/2021).
Bintang mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak ia sia-siakan untuk bahas perlindungan kepada perempuan dan anak.
Terutama, terkait perlindungan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan perlindungan dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Baca juga: Menteri PPA Minta Sebaiknya Vaksinasi Anak Dilakukan di Sekolah, Ini Beberapa Alasannya
Baca juga: Menteri PPA Ingatkan Pemenuhan Hak Anak saat Kunjungi Sentra Vaksinasi Covid-19 Anak di Ancol
Baca juga: Jokowi Lantik 17 Duta Besar, Jubir Presiden Tugas di Kazakhstan, Mantan Ketua Kadin di Amerika
"Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama dan bangun sinergi serta kolaborasi dengan para duta besar yang nanti akan bertugas di negara di tujuan masing-masing. Tentunya kami titip perempuan dan anak,” kata BIntang.
Kesembilan Dubes LBBP RI tersebut diantaranya Lena Maryana Dubes RI Kuwait City, Anita L. Luhulima Dubes RI Warsawa, Fientje M. Suebu Dubes RI Wellington, Ina Hagniningtyas K. Dubes RI New Delhi, Dewi Gustina Tobing Dubes RI Kolombo, Suwartini Wirta Dubes RI Zagreb, Febrian Alphyanto Watap RI Jenewa, Zuhairi Misrawi Dubes RI Tunisia, Tri Yogo Jatmiko Dubes RI Dar Es Salaam, Tanzania.
BERITA VIDEO: Menteri PPPA Sebut Bocah Perempuan di Serpong Utara Bersikap Tak Seperti Seusianya
Bintang berujar komitmen pemerintah Indonesia untuk penghapusan TPPO, melindungi PMI, dan mendorong kesetaraan gender menjadi pembahasan utama pihaknya di Kemen PPPA.
Menteri Bintang menuturkan sebagai bagian dari komunitas global, Indonesia aktif terlibat dalam berbagai kerja sama bilateral dan multilateral terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta meratifikasi sejumlah perjanjian internasional.
Komitmen Indonesia dalam mendukung SDGs hingga partisipasi Indonesia dalam event-event internasional termasuk persiapan Indonesia sebagai tuan rumah G20 di tahun 2022.
Kemen PPPA memberikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri yang memberi perhatian luar biasa khususnya untuk isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Indonesia.
Ia berharap juga bisa selalu bersinergi dengan para Dubes RI untuk membahas isu-isu terkait perlindungan perempuan dan anak.
“Kami berharap pada dubes RI memiliki perhatian dan semangat yang sama untuk menjalin sinergi, kolaborasi, dan kerja sama demi melindungi perempuan dan anak,” ujar Bintang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/menteri-pppa-i-gusti-ayu-bintang-puspayoga.jpg)