Senin, 20 April 2026

Jenderal Andika Perkasa

Ketua Presidium ICPW Bambang Minta Jenderal Andika Perkasa Bisa Segera Implementasikan Visi Misinya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Rabu (17/11/2021).

Editor: Sigit Nugroho
YouTube@Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, Rabu (17/11/2021) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Rabu (17/11/2021).

Andika menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun.

Penunjukkan dan pelatihan Andika sebagai Panglima TNI baru disambut baik oleh Indonesia Civil Police Watch (ICPW).

Ketua Presidium ICPW Bambang Suranto meminta Panglima TNI mengimplementasikan tanggung jawab sesuai visi misi yang telah dijelaskan saat fit and proper test di DPR.

Baca juga: SAH! Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI ke-20, yang ke-16 dari Angkatan Darat

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima, Wagub DKI: TNI Akan Semakin Solid dan Bersama Rakyat

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Resmikan Brigade Kavaleri Pertama di Indonesia di Bawah Kodam Jaya Jayakarta

Dia menilai Jenderal Andika harus memahami perang hibrida.

"Kita tahu menjadi Panglima TNI di era perang hibrida memang berbeda dan jauh lebih rumit dan sulit," kata Bambang kepasa wartawan

Isu lain, menurut Bambang, adalah soal Panglima TNI dan jajarannya yang humanis.

Dia mengatakan sejumlah tokoh sempat mengungkapkan harapan TNI yang humanis di bawah pimpinan Jenderal Andika, termasuk Wapres KH Ma'ruf Amin.

Dia mengutip bagaimana sisi humanis juga seiring dengan visi misi Andika Perkasa yaitu "TNI Adalah Kita" yang memiliki pengertian kepada rakyat di dalam negeri dan masyarakat internasional.

BERITA VIDEO: Anggota DPR RI Datangi Rumah Jenderal Andika Perkasa

"Secara normatif Jenderal Andika Perkasa pasti sudah tahu apa yang akan dilakukannya, soal pertahanan dan keamanan oke pasti, tetapi isu perang hibrida dan humanis ini juga menjadi perhatian kita bersama," ujar Bambang.

Bambang juga menyinggung soal TNI yang hidup di zaman kekinian, di era teknologi informasi dan terkoneksi serta zaman media sosial.

Menurutnya, Andika harus memiliki arah yang jelas melalui visi misinya terkait keamanan siber, data, khususnya yang berhubungan dengan keamanan nasional.

"Misalnya, dengan kebijakan-kebijakan keamanan nasional yang terkait dengan media sosial, aplikasi, teknologi, dan bagaimana jajaran TNI menyikapinya. Sekarang kan era Facebook, Google dan lain-lain sehingga tentunya ini juga dipikirkan Panglima TNI," papar Bambang.

Selain Andika, Presiden Joko Widodo juga resmi melantik Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved