Senin, 27 April 2026

Jalan Bosih Raya di Cibitung Rusak Parah dan Tergenang Lumpur, Pemotor Wajib Ekstra Waspada

Meski kondisi tak hujan, namun air dan lumpur menggenang di kubangan dengan diameter yang cukup lebar.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Rangga Baskoro
Jalan Bosih Raya, Cibitung, Kabupaten Bekasi yang rusak parah, Senin 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Jalan Bosih Raya di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, rusak parah.

Kondisi jalanan yang tak diaspal dan penuh lubang tertutup lumpur, menyebabkan pengguna jalan terutama pengendara motor mesti eksta hati-hati dan bersusah payah untuk bisa melintasi jalan tersebut.

Sebab kondisi jalan di sini di sebagian besarnya digenangi lumpur tebal.

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, Senin (15/11/2021) siang, kerusakan jalan terjadi dari titik persimpangan hingga setelah proyek underpass Cibitung sepanjang 400 meter.

Sebagian besar jalan berlubang dan bergelombang. Yang mengkhawatirkan di beberapa titik ruas jalan digenangi lumpur tebal.

Kerusakan jalan terutama terjadi di ruas yang mengarah dari Pasar Induk Cibitung menuju Kelurahan Wanasari.

Baca juga: Perahu Teknologi Jerman Bersihkan Kali di Bekasi dari Sampah

Baca juga: Album Its Personal Jadi Album Terbaik-Terbaik AMI Awards 2021, Raisa: Album Ini Belum Selesai

Baca juga: Sudah Sepekan, Warga Bekasi Yang Ditelan Ombak di Pantai Sawarna Banten Belum Ditemukan

Meski kondisi tak hujan, namun air dan lumpur menggenang di kubangan dengan diameter yang cukup lebar.

Jalan yang berlubang tersebut berjumlah lebih dari tiga titik dengan kedalaman 10-20 centimeter.

Jalanan yang tak diaspal atau tak dibeton menyebabkan jalanan becek akibat material tanah yang tercampur air atau berlumpur.

Jalan Bosih Raya, Cibitung, Kabupaten Bekasi yang rusak parah.
Jalan Bosih Raya, Cibitung, Kabupaten Bekasi yang rusak parah. (Warta Kota/ Rangga Baskoro)

Karenanya pengendara motor terpaksa harus melaju dengan kecepatan rendah agar tak terkena percikan lumpur tanah pengendara lain.

Tak sedikit dari mereka yang mengangkat kedua kakinya saat berkendara untuk menghindar terkena percikan lumpur tanah. 

Iman (45) salah seorang pengendara motor, mengeluhkan rusaknya Jalan Bosih Raya ini yang terjadi sudah cukup lama. 

Rusaknya jalan menyebabkan ia harus berjibaku dengan lumpur tanah dan ekstra waspada setiap kali melintas di jalan tersebut.

Baca juga: Dua Pejabat Pemkab Bekasi Tersangka Korupsi Tera Ulang, Kembalikan Uang Negara Rp 1,1 Miliar

Baca juga: Kebut Herd Immunity, Puskesmas Kecamatan Cikarang Selatan Layani Vaksinasi Covid-19 Setiap Hari

Baca juga: Atasi Masalah Pengairan 799 Hektar Sawah di Tanjungsari, Ade Yasin Bakal Revitalisasi Kali Cikompeni

Iman menjelaskan Jalan Bosih Raya merupakan jalur utama yang sering dilewatinya ketika hendak berangkat menuju ke kantornya yang terletak di kawasan industri Jababeka.

"Parah banget lubangnya. Kalau lewat sini harus rela motornya kotor. Bisa lewat jalan lain tapi memutar agak jauh.  Lebih cepat lewat sini, karena saya kan rumahnya enggak jauh dari sini," ujar Iman di lokasi, Senin (15/11/2021).

Ia berharap agar pemerintah bisa lebih memperhatikan kondisi Jalan Bosih Raya meski nantinya pengendara motor bisa melintasi Underpass Cibitung kala proyeknya telah rampung.

"Kalau enggak salah underpass baru jadi setahun lagi. Tapi masa harus nunggu jadi dulu dan bertahan dengan kondisi seperti ini, paling enggak dibuatin saluran biar enggak becek setiap hujan," keluhnya. (abs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved