Kamis, 23 April 2026

Kriminalitas

Dalami Teror Rumah Orangtua Veronica Koman, Polisi Periksa Tujuh Orang Saksi

Dalami Kasus Pelemparan Bahan Peledak ke Rumah Orangtua Veronica Koman, Polisi Periksa Tujuh Orang Saksi. Berikut Selengkapnya

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Veronica Koman 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Saksi yang diperiksa Polres Metro Jakarta Barat atas pelemparan bahan peledak ke kediaman rumah orangtua Veronica Koman bertambah dua orang.

Beberapa waktu lalu, Polisi memeriksa lima orang saksi yang merupakan orang tua Veronica, pembantu dan warga sekitar.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan, sudah ada tujuh orang saksi yang diperiksa pihaknya.

"Kami masih mencari saksi yang lain mengetahui kan gitu, sudah tujuh orang saksi diperiksa," kata dia, Sabtu (13/11/2021).

Joko melanjutkan, sampai hari ini pihaknya belum bisa mengidentifikasi keberadaan kedua pelaku pelemparan bahan peledak.

Karena pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor Mabes Polri guna memastika bahan peledak.

Baca juga: Noda Hitam di Gerbang Rumah Ortu Veronica Koman, Polisi Temukan Baterei dan Kabel Pemicu Ledakan

Baca juga: LEDAKAN di Rumah Orangtua Aktivis Papua Veronica Koman, Kronologi Kejadian hingga Surat Ancaman

"Pelaku kami belum berani buru-buru menyimpulkan yang jelas kan kalau kami tahu kan dilempar ada dua orang pelakunya menggunakan motor, cuma kan nopol nya palsu kemudian pake helm nah kita masih lidik ke situ," ujarnya.

Polisi Temukan Benda Mencurigakan Dalam Olah TKP 

Polres Metro Jakarta Barat sudah melakukan olah TKP ledakan di kediaman orang tua aktivis Papua, Veronica Koman di kawasan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Hasil olah TKP pada Minggu (7/11/2021) kemarin, polisi menemukan serpihan kertas dan plastik cat merah.

Kemudian ada juga baterai dan kabel yang ditemukan di lokasi pasca kejadian ledakan tersebut.

Selain itu dipagar juga masih tampak jelas, jelaga hitam bekas ledakan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono menjelaskan, pihaknya juga mengambil CCTV yang ada di sekitar lokasi.

"Saat ini juga masih berlangsung karena banyak sekali yang harus kita analisa CCTV nya," ucapnya saat ditemui di kantornya Senin (8/11/2021).

Dari lokasi, pagar rumah korban ada bekas ledakan hitam dan warga tidak ada yang menyadari adanya ledakan di sana.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved