Ahli Virus: Terpapar Covid-19 Belum Tentu Terinfeksi, Ini Penjelasannya
Sebab, pengujian dari sampel Swab Antigen maupun PCR, diambil dari apa yang terpapar di dalam hidung.
Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Vini Rizki Amelia
Pakar Virus drh Mohammad Indro Cahyono saat menjelaskan mengenai virus SARS CoV-2 dalam perayaan Hari Kesehatan Nasional di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok, Sabtu (13/11/2021).
“Kalau kita mau melihat penyakitnya berarti kita melihat infeksinya, maka kita harus mulai mengambil sampel dari dahak atau ludah, karena hanya orang yang sakit saja yang bisa menghasilkan positif,” ujarnya.
Meski begitu, cara pengambilan sampel ini bukan berarti menghilangkan tes PCR maupun antigen untuk mengetahui seseorang terpapar Covid-19 atau tidak.
“Tidak menghilangkan PCR tapi kita mulai mengubah bahwa yang kita takutkan infeksinya bukan paparannya,” tandasnya. (vin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mohammad-indro-cahyono-ahli-virus.jpg)