Kripto

Serius Urus Regulasi, FTX Rekrut Mantan Komisaris Bappebti Amerika Serikat

Wetjen akan mengawasi komunikasi dengan berbagai komite DPR dan Senat dan akan terus melayani di dewan FTX US Derivatives.

Editor: Feryanto Hadi
Ist
FTX.US mengumumkan perekrutan Mark Wetjen, profesional yang menjabat selama empat tahun sebagai komisaris di Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi atau CFTC 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- FTX.US, afiliasi AS dari pertukaran crypto FTX, telah mempekerjakan seorang mantan komisaris di agensi AS yang mengawasi pasar derivatif.

Langkah ini diambil oleh FTX untuk memperluas dan mengamankan layanan mereka.

Mark Wetjen, yang menjabat selama empat tahun sebagai komisaris di Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi atau CFTC telah bergabung dengan FTX.US sebagai kepala strategi kebijakan dan regulasi.

Wetjen pada tahun 2011 dikukuhkan oleh Senat ke jabatan CFTC menyusul pencalonannya oleh Presiden Barack Obama kala itu dan bekerja di badan tersebut hingga 2015.

Baca juga: Mulai Rp 10.000 Sudah Bisa Berinvestasi emas, Micro E-Mini Index Futures, Reksadana, Kripto, Mau?

Wetjen akan memberi tahu FTX.US tentang standar kepatuhan dan operasi pelaporannya dan akan bertanggung jawab atas komunikasi dengan CFTC, Komisi Sekuritas dan Bursa, dan lembaga lainnya.

Wetjen juga akan mengawasi komunikasi dengan berbagai komite DPR dan Senat dan akan terus melayani di dewan FTX US Derivatives.

“Kami telah membuat FTX US Derivatives dengan tujuan menjadi pertukaran crypto pertama yang diatur di AS untuk menyediakan perdagangan derivatif crypto ke basis pengguna kami, dan pengalaman serta panduan Mark akan berperan dalam mencapai tujuan ini,” kata Brett Harrison, presiden FTX AS, dalam sebuah pernyataan yang diterima pada Jumat (12/11/2021).

FTX.US pada bulan Agustus mengatakan akan mengakuisisi LedgerX, pertukaran opsi kripto pertama yang diatur secara federal dan organisasi kliring di negara tersebut.

Baca juga: Aset Kripto Makin Diminati, LegendsofCrypto Jalin Kemitraan dengan Bintang NBA Michael Carter

Sam Bankman-Fried, pendiri dan CEO FTX, miliarder berusia 29 tahun, sempat mengatakan kepada salah satu media bahwa crypto merupakan peluang yang sangat besar dan bisa menjadi solusi yang menguntungkan bagi industri dan regulator.

Bankman-Fried mengatakan dalam sebuah wawancara CNBC yang diterbitkan pada bulan Agustus bahwa ia telah menghabiskan lima jam sehari bekerja pada regulasi kripto dan masalah perizinan.

"Kami sedang mengajukan izin di sejumlah yurisdiksi sekarang . Kami harus terus beradaptasi," katanya.

Baca juga: Difitnah hingga Dipolisikan Atas Dugaan Penggelapan Koin Crypto, Berikut Klarifikasi Eks CEO Tokoin

Dari pernyataan tersebut dapat diketahui bahwa bursa ingin mematuhi regulasi dan berusaha untuk bekerja sama dengan pemerintah agar mampu bersinergi serta meningkatkan adopsi crypto lebih luas lagi.

Sementara itu, Binance, pertukaran crypto terbesar, telah mempekerjakan sejumlah mantan regulator karena berurusan dengan tindakan keras peraturan di bursa di seluruh dunia.

Di antara karyawan Binance adalah ketua Komite Keuangan Senat Max Baucus dan kepala regulator keuangan California Manuel Alvarez.

CEO Binance Changpeng Zhao mengatakan pada bulan Agustus Binance telah melakukan pendekatan proaktif pada regulasi dari yang reaktif.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved