Berita Nasional
Jokowi: Posisi Indonesia di Mata Dunia Semakin Dihargai, Tapi Dikerdilkan di Negara Sendiri
Presiden Jokowi mengaku sedih, Indonesia justru kerap kali dikerdilkan di negara sendiri, padahal di mata dunia semakin dihargai.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Indonesia akan menjadi Presidensi G20 untuk pertama kalinya pada 2022.
Perdana Menteri Italia Mario Draghi secara simbolis menyerahkan palu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kemudian mengetukkannya.
Jokowi menyebut bahwa posisi Indonesia di mata dunia semakin dihargai.
Hanya saja pada saat bersamaan, Indonesia justru kerap kali dikerdilkan di negara sendiri. Jokowi pun mengaku sedih atas keadaan ini.
“Yang sering saya sedih, posisi kita semakin dihargai, posisi kita semakin dihormati, posisi kita semakin dipandang oleh negara lain, tetapi sering di negara sendiri dikerdilkan. Ini yang sering membuat saya sedih,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam HUT ke-10 Partai Nasdem yang ditayangkan YouTube Nasdem TV, Kamis (11/11/2021).
Jokowi bercerita bahwa dalam kunjungan kerjanya ke Italia, Skotlandia, dan Uni Emirat Arab (UEA) beberapa waktu lalu, banyak pihak yang ingin menjalin kerja sama bilateral dengan RI.
Baca juga: VIDEO : Presiden Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional, Nomor 3 dan 4 Tokoh Betawi dan Banten
Baca juga: Didampingi Reza Rahardian dan Nadiem Makarim, Presiden Jokowi Hadir di FFI 2021
Presiden Jokowi juga mengatakan, saat ia menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di sejumlah negara, banyak pemimpin negara besar yang mendatanginya.
Hal itu, kata dia, menandakan bahwa bangsa Indonesia semakin dihargai oleh negara-negara lain.
“Banyak sekali yang secara mendadak, baik waktu saya berdiri maupun saya duduk datang kepada saya, dan itu adalah negara-negara gede, negara-negara besar, kepala negara yang datang. Ini ada apa? Perbedaan itu yang saya rasakan,” ucap Jokowi.
Menurut Jokowi, posisi Indonesia di mata dunia juga semakin dihargai lantaran RI telah resmi menjadi Presidensi atau keketuaan G20.
Baca juga: PROFIL 4 Pahlawan Nasional yang Baru Ditetapkan Jokowi, Ada Pelawan Pasukan Marsose Hingga Sultan
Adapun KTT G20 akan digelar di Bali dan beberapa kota lainnya di Tanah Air pada November-Desember 2020.
Indonesia, kata Jokowi, menjadi negara berkembang pertama yang menerima kepercayaan sebagai Presidensi G20.
Tak hanya itu, setelah Presidensi G20 RI juga akan menerima tongkat keketuan ASEAN, tepatnya pada bulan Oktober-November tahun depan.
“Oleh karena itu posisi strategis seperti ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, karena betul-betul kita duduk setara dengan negara-negara maju,” kata Kepala Negara.
Baca juga: VIDEO : Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin Ikuti Upacara Hari Pahlawan di TMP Kalibata
Jokowi mengatakan, masyarakat sering lupa bahwa Indonesia adalah negara besar dengan sejarah yang juga besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/presiden-jokowi-ppkm-sd.jpg)