Tawuran Demi Live Instagram di Penjaringan Tewaskan Seorang Pemuda
Tidak lama berselang, kedua kelompok pemuda itu melakukan saling serang satu sama lain di Jalan Kapuk Kamal Raya
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Seorang pemuda berinisial NM (17) meninggal dunia usai terlibat tawuran di Jalan Kapuk Kamal Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.
Motif tawuran pun sepele, yakni hanya gara-gara untuk content live Instagram demi mendapatkan follower.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan aksi tawuran dipicu masalah dari kedua kelompok pemuda di media sosial saat mereka melakukan live Instagram.
"Alasan menyerang ini karena pada saat live Instagram terjadi ketersinggungan, akhirnya terjadi tawuran," kata Guruh, Selasa (9/11/2021).
Tidak lama berselang, kedua kelompok pemuda itu melakukan saling bentrok dan saling serang satu sama lain di Jalan Kapuk Kamal Raya pada Minggu (24/10/2021) dini hari.
Sial bagi korban, NM kehilangan nyawanya usai dikeroyok 10 orang pelaku dari kelompok lawan.
Korban mendapatkan luka bacokan dari senjata tajam dan kehilangan banyak darah.
“Korban terkena bacokan celurit oleh tersangka FS yang masih DPO,” ucap Guruh.
Sementara, empat dari 10 pelaku pengeroyokan korban hingga tewas yakni DS (19), AS (23), IS (28), RV (23), berhasil ditangkap pada Minggu (24/10/2021) sekira jam 04.30 WIB.
Keempat tersangka ditangkap di kediamannya masing-masing di wilayah Penjaringan beserta barang bukti beberapa celurit.
"Setelah terkena bacokan, korban sempoyongan dan kemudian dikeroyok oleh para tersangka yang lain DS, AS, IS, dan RV," ucap Guruh.
Keempat pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran. (jhs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/konpers-polres-jakut-bekuk-pelaku-tawuran-1u3u3y.jpg)