Calon Panglima TNI

Masa Jabatan Singkat Dinilai Jadi Tantangan Jenderal Andika Perkasa Jabat Panglima TNI

Menurutnya, siapa pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto bukanlah hal yang perlu terlalu diributkan.

istimewa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Khairul Fahmi, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), menilai masa jabatan singkat menjadi tantangan calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Fahmi mengatakan Andika harus menunjukkan dia bisa berbuat banyak dan melakukan perubahan positif saat menjabat Panglima TNI yang hanya satu tahun, mengingat dia akan memasuki pensiun dari dinas keprajuritan TNI tahun depan.

"Hanya saja karena masa jabatannya cukup singkat berdasarkan UU saat ini."

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Ajukan KSAD Jenderal Andika Perkasa Jadi Calon Panglima TNI

"Maka Jenderal Andika tentu harus bisa menunjukkan bahwa dalam masa setahun nanti, dia tetap bisa berbuat banyak."

"Melakukan perubahan positif dan mencatat prestasi. Ini tantangan yang harus dihadapi," kata Fahmi saat dihubungi Tribunnews, Rabu (3/11/2021).

Dengan demikian, kata Fahmi, Andika perlu memilih prioritas-prioritas yang harus dilakukannya selama menjabat Panglima TNI nanti.

Baca juga: Rekomendasi IDAI, Anak Usia 6-11 Tahun Sembuh dari Covid-19 Kurang dari 3 Bulan Tak Boleh Divaksin

"Maka saya kira Andika harus memilih prioritas-prioritas yang harus dilakukan, agar masa yang singkat ini tidak berlalu begitu saja," ulas Fahmi.

Menurutnya, siapa pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto bukanlah hal yang perlu terlalu diributkan.

Fahmi mengatakan hal itu, karena pada dasarnya siapapun yang ditunjuk Presiden dan siapapun yang terpilih, tidak akan ada banyak perbedaan.

Baca juga: 26,4 Juta Anak Jadi Target Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 Tahun

"TNI juga sudah teruji soliditas dan loyalitasnya dalam menghadapi perubahan kepemimpinan."

"Jadi saya kira tidak akan ada resistensi," ucapnya.

Awali Karier di Kopassus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.

Lahir di Bandung, Jawa Barat pada 21 Desember 1964, Jenderal Andika Perkasa menjabat Kepala Staf  Angkatan Darat sejak November 2018.

Andika lulus dari Akmil pada tahun 1987.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 2 November 2021: 868 Pasien Sembuh, 612 Orang Positif, 34 Meninggal

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved