Pembukaan Capacity Building PNM bagi Penerima Redistribusi Tanah Kementerian ATR/BPN di Warungkiara

PNM menggelar pembukaan pelatihan capacity building kepada penerima redistribusi tanah dari Kementerian ATR/BPN RI.

Editor: Lucky Oktaviano
Dok Humas PT PNM
PT Permodalan Nasional Madani atau PNM menggelar pembukaan pelatihan capacity building kepada penerima redistribusi tanah dari Kementerian ATR/BPN RI. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi & UKM serta PT Great Giant Pineapple (PT GGP) dan digelar di Koperasi Tora Wajasakti, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat (20/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SUKABUMI – Sosialisasi, pelatihan dan pendampingan usaha terus dilakukan untuk menciptakan peningkatan kapasitas usaha agar terus berkembang dan tumbuh.

PT Permodalan Nasional Madani atau PNM menggelar pembukaan pelatihan capacity building kepada penerima redistribusi tanah dari Kementerian ATR/BPN RI.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi & UKM serta PT Great Giant Pineapple (PT GGP) dan digelar di Koperasi Tora Wajasakti, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat (20/10/2021).

Kegiatan pelatihan capacity building ini bertujuan untuk memberikan skill dan penambahan pendapatan melalui program creating shared value kepada penerima redistribusi tanah.

DIharapkan mereka mampu mengelola tanah hasil redistribusi dengan baik dan diharapkan pula peserta memiliki jiwa entrepreneur sehingga mampu meningkatkan perekonomian.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Parman Nataatmadja selaku Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN sekaligus Komisaris PT PNM, Andi Tenrisau selaku Dirjen Penataan Agraria ATR/BPN, Sudaryanto selaku Direktur Landreform ATR/BPN, Andry Novijandri selaku Direktur Pemberdayaan ATR/BPN, Amir Sofwan selaku Kabid Penataan & Pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi Jabar.

Hadir pula Wijanarko selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi, Sunar Basuki selaku Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PT PNM, Ahmad Riyadi selaku Asisten Daerah, Devi Rimayanti selaku Sekretaris Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi UKM, Brigjen Pramudya selaku pembina kegiatan capacity building ini dan Diandra dari PT GGP.

Dalam sambutan pembukaan capacity building tersebut, Parman menuturkan bahwa kegiatan ini dilakukan selama 4 hari dengan materi kewirausahaan dan teknis budidaya tani pisang Cavendish.

“Kami akan membangun terlebih dahulu demostation plot (Demplot) pisang Cavendish yang dibantu oleh GGP dengan tujuan untuk menambah penghasilan dengan pola creating shared value dari PT GGP," katanya.

"Selain itu khusus untuk Ibu–ibu disini didampingi oleh PNM untuk permodalan dan pendampingan usaha. Sehingga bersama sama bapak dan ibu dapat menuju keluarga yang sejahtera”.

Pada kesempatan yang sama, Andi Tenrisau menuturkan bahwa program ini merupakan amanat dari Undang-Undang Dasar 1945 bahwa tanah harus digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Kita memiliki kegiatan yang bernama redistribusi tanah. Redistribusi tanah yaitu memberikan tanah kepada masyarakat kemudian kita atur penggunaan tanahnya dan dilakukan pemberdayaannya," ujar Andi.

Pemberdayaan ini dimaksudkan untuk memberikan akses permodalan, mendampingi teknis pelaksanaan di lapangan dan bantuan lainnya kepada masyarakat.

"Adanya kolaborasi antar Kementerian/Lembaga ini juga sangat baik untuk membantu kita mewujudkan niat baik pemerintah guna memakmurkan rakyat”.

Disamping itu, ia juga menyampaikan bahwa reforma agraria bukan sekedar panggilan tugas tapi juga kerja mulia karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved