Minggu, 17 Mei 2026

Info BPJS Kesehatan

Ucap Syukur Galang Cuci Darah Sang Ibu Ditanggung Penuh JKN-KIS

Dengan didaftarkannya sang ibu menjadi peserta JKN-KIS, Galang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS.

Tayang:
Editor: Ichwan Chasani
Dok. BPJS Kesehatan
Galang (22) saat harus menemani dan mengurus ibunya yang dirawat di Rumah Sakit Melania. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG — Menjadi putra satu-satunya yang diharapkan keluarga, membuat Galang (22) harus menemani dan mengurus ibunya saat ketika dirawat di Rumah Sakit Melania.

Galang menceritakan sejak 3 hari sebelumnya, ibunya sudah terbaring butuh pengobatan di rumah sakit. Riwayat kesehatan yang buruk dan terlebih lagi ibunya yang sudah memasuki usia 54 tahun membuatnya rentan terhadap penyakit.

Ebah, ibu dari Galang yang masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Melania membuat Galang bersyukur ibunya telah terdaftar Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Ibu sudah lemes gak mau makan dari hari Senin langsung saya bawa ke RS Melania, ditangani di sana dan didiagnosa ada pembekakan jantung, saya sangat khawatir karena ibu ada riwayat gagal ginjal dan darah tinggi. Sebelumnya ibu pernah dirawat di Rumah Sakit Medika dan Rumah Sakit Bunut Sukabumi karena gagal ginjal. Alhamdulillah selama pengobatan ibu saya gak ada biaya yang ditagihkan ke saya ataupun keluarga, ibu juga mendapatkan pengobatan yang baik selama dirawat. Kalau pun ditagihkan pasti pengobatan itu memakan biaya yang besar,” ujar Galang, baru-baru ini.

Galang menambahkan selama ini ibunya terdaftar segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) di kantor tempat kakaknya bekerja, namun karena ada kesalahan input data jadi ia harus mengurus ulang administrasi ibunya.

Ia membawa persyaratan untuk mendaftar menjadi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) agar didaftarkan di kelas 3 (tiga).

Dengan memanfaatkan kepesertaan aktif dari Program JKN-KIS, saat ini ibunya di rumah sakit siap mendapatkan tindakan cuci darah karena gagal ginjal yang diderita.

“Saya mendaftarkan ibu saya dan keluarga dalam satu KK, paling tidak ibu saya sudah memiliki kartu yang aktif dari segmen kepesertaan sebelumnya, karena ibu yang sedang membutuhkan pengobatan. Saat diinfokan datanya bermasalah saya langsung mengurus karena saya sangat membutuhkan kartu tersebut untuk ibunya mendapatkan tindakan darurat," ungkap Galang.

Galang mengetahui bahwa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa adanya jaminan kesehatan pasti membutuhkan biaya yang sangat besar.

Dengan sudah didaftarkannya sang ibu menjadi peserta JKN-KIS, Galang mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS dan juga kepada BPJS Kesehatan yang bersedia mengelola dengan baik program yang sangat mulia.

"Saya ingin berterima kasih kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan karena sudah menghadirkan Program JKN-KIS, karena kalau gak dijamin saya dan keluarga rasa tidak mampu membayar pengobatan ibu saya selama ini,” tutup Galang. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved