Bursa Capres 2024

PDIP Khawatir Anies tak Fokus Menuntaskan Program Kerja, pasca Deklarasi Jadi Capres 2024

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI , Gembong Warsono, khawatir deklarasi yang dilakukan pendukung Anies Baswedan untuk jadi Capres 2024, berdampak negatif.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
PDIP DKI soroti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tetap fokus pada program kerja setelah deklarasi pendukungnya menjadi Capres 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tetap fokus bekerja di Ibu Kota di masa jabatannya yang tinggal setahun lagi.

Hal itu diminta PDI Perjuangan menyusul adanya deklarasi Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera atau disingkat ANIES, Rabu (20/10/2021).

“Deklarasi boleh saja, cuma pasca desklarasi itu jangan energinya habis untuk ke sana, karena bagaimana juga energi yang dimiliki Pak Anies itu dicurahkan untuk menuntaskan program-program unggulan hasil pemikiran beliau,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Rumah Tempe Azaki Ekspor 13,8 Ton Tempe ke Jepang

Gembong menyatakan, PDI Perjuangan tidak mempersoalkan adanya dukungan kepada Anies Baswedan untuk menjadi calon Presiden RI pada Pilpres 2024 mendatang. Di dalam dunia politik, kata dia, dukungan seperti itu merupakan hal yang lumrah.

“Itu kan hak politiknya setiap warga negara, biasa saja dan nggak ada yang perlu dikhawatirkan, yah itu dinamika politik,” ujar Gembong.

Meski Pilpres digelar tiga tahun lagi, namun Gembong enggan menanggapi apakah deklarasi kelompok ANIES itu terlalu prematur atau tidak. Kata dia, dukungan dari kelompok tertentu kepada seseorang dalam ajang Pilkada maupun Pilpres memang diperlukan persiapan.

Gembong berasumsi, kelompok ANIES lebih awal mendeklarasikan dukungannya agar persiapannya lebih matang jelang 2024 mendatang. “Mungkin mereka punya pemikiran itu, maka dia deklarasi (kepada Anies Baswedan) lebih awal,” imbuhnya.

Dia berharap, dukungan ini tidak mengganggu fokus Anies dalam menuntaskan program-programnya di Jakarta. Gembong menyoroti ada beberapa janji kampanye Anies yang belum dituntaskan secara maksimal, seperti penyediaan hunian DP 0 Rupiah, penanggulangan banjir dan sebagainya.

“Program DP 0 Rupiah itu kan murni dari pemikiran yang ditawarkan beliau (Anies) ketika kampanye, dalam rangka memberikan kesempatan bagi warga miskin untuk mendapatkan rumah milik di Jakarta,” jelasnya.

Baca juga: Dituding Hina Orang Lain di Podcast Deddy Corbuzier, Nikita Mirzani: Mana yang Dibilang Merendahkan?

“Itu kan menarik bagi warga Ibu Kota, karena orang miskin bisa punya rumah, yah bahasanya kan kapan lagi punya rumah,” tambahnya.

Seperti diketahui, ANIES mendeklarasikan Anies Baswedan untuk menjadi Calon Presiden (Capres) 2024, di gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (20/10/2021) lalu. Koordinator deklarator, La Ode Basir, menilai Figur Anies Baswedan dapat diterima semua golongan karena jauh dari isu SARA.

“Beliau tidak membantah isu dengan penjelasan, melainkan dengan tindakan nyata. Baik sebagai pribadi, maupun sebagai pejabat dengan segala program dan kebijakan,” kata La Ode kepada wartawan di lokasi, Rabu (20/10/2021).

Menurutnya, selama empat tahun menjadi Gubernur DKI, Anies Baswedan telah berhasil memenuhi sebagian besar janji kampanye yang disampaikan ketika Pilkada.

Atas pertimbangan dan penilaian tersebut, ANIES kompak menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan maju dalam Pilpres 2024.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved