Breaking News:

Berita Nasional

SMRC: Beberapa Pengamat Luar Negeri Apresiasi Capaian Jokowi, Begini Komentar PP Muhammadiyah

SMRC mengatakan, beberapa pengamat dari luar negeri mengapresiasi pencapaian Pemerintahan Presiden Joko Widodo di sektor ekonomi.

JURU FOTO KEPRESIDENAN/AGUS SUPARTO
Prof Mahbubani menyebutkan bahwa Presiden Jokowi merupakan pemimpin jenius karena cukup berhasil menurunkan ketimpangan sosial melalui berbagai program pro-rakyat. Foto dok: Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan dua waduk di Sukamahi dan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/12/2017). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Beberapa pengamat dari luar negeri mengapresiasi pencapaian Pemerintahan Presiden Joko Widodo di sektor ekonomi, seperti keterbukaan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

Hal itu diungkapkan Manajer Program Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad, Senin (18/10/2021).

Melalui keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (19/10/2021), Saidiman merujuk pada pernyataan seorang profesor dari National University of Singapore Kishore Mahbubani.

Dalam sebuah artikel, Prof Mahbubani menyebutkan bahwa Presiden Jokowi merupakan pemimpin jenius karena cukup berhasil menurunkan ketimpangan sosial melalui berbagai program pro-rakyat.

“Mahbubani juga mengatakan bahwa reformasi ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi cukup berhasil,” ujar Saidiman, dalam Webinar Moya Institute berjudul "Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin: Capaian, Harapan dan Tantangan" yang digelar Senin (18/10/2021).

Indikator-indikator keberhasilan dari reformasi ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi adalah terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja, serta pembangunan infrastruktur yang masif di berbagai daerah.

Baca juga: Jokowi Angkat Megawati jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Gus Ulil:Dia Itu Politikus, Bukan Sosok Riset

Baca juga: Presiden Jokowi: Indonesia Berpeluang Jadi Negara dengan Ekonomi Terbesar ke-7 di Dunia

Sementara itu, Direktur Pasca Sarjana Universitas Sahid Marlinda Irwanti menyoroti pencapaian target Pemerintah Presiden Jokowi terkait tujuan kelima dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDG), yakni kesetaraan gender.

Menurut Marlinda, di periode kedua ini telah muncul beberapa kebijakan positif, baik secara langsung maupun tidak langsung, pada penanganan atau pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Contoh kebijakan itu, ujar Marlinda, adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 65 tahun 2020 tentang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Perpres ini meneguhkan kewenangan Kementerian PPPA untuk menyelenggarakan koordinasi pelayanan terpadu di tingkat daerah, dan menjadi rujukan akhir koordinasi di tingkat nasional untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan," ujar Marlinda.

Baca juga: Profesor Singapura Puji Jokowi Sosok Jenius, Abu Janda Sepakat:Presiden Terbaik yang Pernah RI Punya

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved