Polres Jakpus Tetapkan 6 Tersangka Kasus Pinjaman Online, 1 Supervisor dan 5 Lainnya Debt Collector

Satuan Reserse Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan enam tersangka atas kasus dugaan platform pinjaman online ilegal.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi
Humas Polres Jakbar
Tim Krimsus Satreksrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek kantor fintech penyedia pinjaman online ilegal di Sedayu Square Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Satuan Reserse Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Pusat akhirnya menerapkan enam orang sebagai tersangka atas kasus dugaan platform pinjaman online ilegal.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana membenarkan telah menetapkan tersangka.

"Benar ada enam orang jadi tersangka (kasus pinjol)," ujarnya, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Aparat Polda Meringkus Dua Pelaku yang Gunakan 150 Data KTP Curian untuk Penipuan Pinjaman Online

Menurut Winsu, keenam tersangka itu adalah satu orang supervisor perusahaan pinjol ilegal dan lima orang lainnya merupakan debt collector.

Para penagih hutang ini ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pengancaman kepada para nasabah.

Dalam kasus ini, ada 56 orang yang diamankan ke Polres Metro Jakarta Pusat pada saat digrebek.

"Lainnya masih kami kembangkan lagi," jelasnya.

Baca juga: Ancaman Keselamatan Masyarakat, Polres Metro Jakarta Pusat Grebek Sindikat Pinjaman Online Ilegal

Sebagai informasi, 56 karyawan pinjaman oleh diciduk Polres Metro Jakarta Pusat di Ruko Sedayu Square Blok H 36, Cengkareng Jakarta Barat pada Rabu (14/10/2021).

Ruko tersebut merupakan sindikat pinjaman online (pinjol) yang meresahkan masyarakat karena merasa diancam keselamatannya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi membenarkan penggerebekan ruko yang dijadikan kantor sindikat pinjol.

"Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga, akhirnya kami selidiki," ujar dia, Kamis (14/10/2021)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved