Breaking News:

Gebyar Pelayanan KB Gratis

Dalam Rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia, Pemkot Tangerang Berikan Pelayanan KB Gratis di 38 Puskesmas

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tangerang menggelar Gebyar Pelayanan KB gratis.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Pemkot Tangerang Berikan Pelayanan KB Gratis di 38 puskesmas. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menggelar Gebyar Pelayanan KB secara gratis.

Program itu dilakukan dalam rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia dan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK),

Pelayanan itu diberikan ke 38 Puskesmas se-Kota Tangerang hingga 27 Oktober mendatang.

Kepala Bidang KBKKK, dr Heri Suharyanto, mengatakan bahwa layanan ini dikonsentrasikan kepada jenis kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan sistem IUD dan Implan.

Baca juga: Kuatkan Program Keluarga Berencana Sebagai Upaya Menekan Angka Pernikahan Dini di Masa Pandemi

Baca juga: Perumda Tirta Benteng Gencar Sosialisasi Pelanggan Peralihan Baru ke Masyarakat Kota Tangerang

Baca juga: Disnaker Kota Tangerang Gelar Pelatihan Tata Boga Bagi Pelaku Usaha Rumah Tangga

Berlangsung 13 hari kedepan, DP3AP2KB berharap dapat menjaring ibu-ibu atau akseptor yang sebanyak-banyaknya. 

"Program KB dan kesehatan secara mikro akan berdampak pada kualitas individu yang sangat erat. Baik itu, kualitas hidup sang ibu atau perempuan, bayi atau anak serta kontribusi baik secara langsung atau tidak dalam memberantas kemiskinan dan kelaparan. Program ini, jangka panjangnya berpengaruh pada pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnya," kata Heri pada akhir pekan ini.

Heri berujar bahwa sampai saat ini memang angka kematian ibu dan anak di Kota Tangerang cukup rendah, di bawah angka nasional.

Namun, penggunaan KB justru makin diperlukan, karena berkaitan dengan permasalahan gizi ibu hamil, kondisi kehamilan tersebut, anak pertama atau anak kelahiran lebih dari tiga anak, jarak kehamilan hingga berapa umur ibu hamil. 

"Permasalahan tersebut, menunjukkan perluanya keterpaduan semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat. Dengan itu, saya harap program ini dapat direspon masyarakat Kota Tangerang secara luas sehingga manfaat dari program ini dapat dirasakan manfaatnya," ujar Heri.

Sementara itu, dua hari berlangsung Puskesmas Cipondoh telah menerima 20 peserta baik IUD maupun implant. Kepala Puskesmas Cipondoh, dr Rizky Adiarti menjelaskan sekitar lima petugas ia kerahkan untuk program ini.

Dalam proses pelaksanaanya, Puskesmas bekerja sama dengan para kader kesehatan untuk mencari peserta, melakukan pendekataan serta sosialisasi terkait pentingnya dan amannya ber-KB. 

"Pelaksanaan KB gratis masih akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan. Dengan itu, warga Kota Tangerang khususnya wilayah Puskesmas Cipondoh bisa langsung mendaftarkan diri ke Puskesmas, untuk segera mendapatkan layanan KB gratis. Lumayan, kalau di rumah sakit bisa Rp500 ribu bahkan lebih,” tutur dr Rizky.

Sumber: Tibun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved