Breaking News:

Berita Nasional

Terdepak dari KPK, Herbert Nababan Kini Jualan Online, Gus Nadirs: Dia Ditakuti Koruptor dan Cukong

Nadirsyah Hosen merasa prihatin dengan nasib para mantan pegawai KPK yang tersingkir melalui TWK.

Editor: Feryanto Hadi
Twitter @paijodirajo
Eks penyidik KPK Herbert Nababan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Herbert Nababan banting stir menjadi penjual online serta merintis usaha jualan kambing usai tersingkir melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Herbert diketahui telah mengungkap sejumlah kasus pencucian uang selama bertugas di KPK.

Seorang sahabat Herbert, dengan akun Paijo Dirajo berkisah tentang kehidupan Herbet saat ini.

"Herbert Nababan nama lengkapnya. Salah seorang penyidik senior KPK, yang bergabung melalui program Indonesia Memanggil 1 (IM1). Sementara ini, menyibukkan membantu istrinya jualan online dan mulai merintis usaha ternak kambingnya," tulisnya di Twitter dikutip Wartakotalive.com pada Rabu (13/10/2021)

Baca juga: Istri Pejabat Pergoki Suaminya Main Serong dengan Bu Camat, Berujung Penganiayaan dan Saling Lapor

Dia menjelaskan, Herbert adalah putra Batak, yang besar di Tanjungpinang. Didikan orang tuanya yg seorang pensiunan guru, membentuk dirinya menjadi seorang pembelajar sejati.

Herbert seorang Sarjana Teknik, Sarjana Hukum, Master Hukum dan sdg berencana untuk melanjutkan ke program Doktoral.

"Herbert salah seorang pegawai yg kaya pengalaman di KPK. Ia pernah menjadi fungsional Kedeputian Pencegahan, fungsional Direktorat Pengembangan Jaringan dan 9 tahun terakhir menjadi penyidik KPK. Sebagai Penyidik, Herbert sudah menangani banyak perkara korupsi & pencucian uang," terangnya.

Paijo menerangkan, selama ini dia aktif berkomukasi dengan Herbert.

Baca juga: Begini Reaksi Novel Baswedan Melihat Rekannya di KPK Banting Stir Jualan Nasi Goreng Rempah

"Sejak dinon-aktifkan Pimpinan KPK pada bulan Mei 2021 yang akhir dipecat pada 30 September 2021 lalu, saya intens berkomunikasi dengan Herbert utk saling berkabar. Biasanya pagi hari, Herbert sibuk membantu istrinya untuk packing barang dagangan, kadang dia juga ikut mengantar pesanan," imbuhnya

Sementara itu, Tokoh Nahdlatul Ulama Nadirsyah Hosen merasa prihatin dengan nasib para mantan pegawai KPK yang tersingkir melalui TWK.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved