Lurah Cempaka Putih Timur Blusukan ke 6 Sekolah yang Gelar PTM
Kedatangan Shinta untuk melihat secara langsung penerapan protokol kesehatan di sekolah tersebut.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Lurah Cempaka Putih Timur Shinta Purnama Sari memantau proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMAN 30 Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2021).
Kedatangan Shinta untuk melihat secara langsung penerapan protokol kesehatan di sekolah tersebut. Serta memastikan siswa belajar dengan aman dan nyaman serta tidak khawatir terpapar Covid-19.
"Kami dari Pemerintah Daerah ingin hadir dan melihat langsung pelaksanan PTM di sekolah agar murid dan orang tua murid merasa aman dan nyaman," ujarnya saat dikonfirmasi.
Shinta juga mengingatkan terus para siswa dan guru untuk mematuhi prokes selama proses belajar di kelas berlangsung.
Baca juga: PTM di Wilayah Jakarta Pusat Masih Tetap Berlangsung, Dhany; Bahkan Ada Penambahan 194 Sekolah
Baca juga: Tersisa 5 SMP di Tangerang Yang Belum PTM
Karena ia tidak mau sekolah SMAN 30 Jakarta Pusat dikenakan sanksi karena abai terhadap prokes. Apalagi sampai diberikan sanksi tutup sementara lantaran ada siswa yang terpapar Covid-19.
"Saat kami tinjau, tidak ada masalah dan semua sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta," ujarnya.
Baca juga: Kelamaan Belajar di Rumah, Wakil Kepsek SMAN 3 Karawang: Siswa Jadi Canggung Ikut PTM di Sekolah
Shinta menambahkan, ada lima sekolah lain yang sempat didatanginya. Yakni SMPN 47, SMPN 71, SMPN 77, SMKN 39, dan SD Cempaka Wangi.
Namun Shinta menilai semua sekolah yang didatangi telah menerapkan prokes secara baik. "Semua sekolah menerapkan prokes secara baik, mulai dari pengecekan suhu, tempat mencuci tangan dan penyediaan hand sanitizer," ucapnya.(m26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tinjau-prokes-6-sekolah-gelar-ptm.jpg)