Breaking News:

PTM di Wilayah Jakarta Pusat Masih Tetap Berlangsung, Dhany; Bahkan Ada Penambahan 194 Sekolah

Dengan penambahan itu, maka total secara keseluruhan yang melaksanakan PTM sudah mencapai 205 sekolah.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Pelaksanaan PTM di SMA 77 Jakarta Pusat pada Rabu (1/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah-sekolah di Jakarta Pusat masih terus berjalan.

Sejauh ini belum ada laporan adanya siswa yang terpapar Covid-19 selama PTM. Demikian diungkap Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma.

"Bahkan, ada tambahan jumlah sekolah yang melaksanakan PTM setelah lolos asesemen," ujar Dhany, Selasa (12/10/2021).

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Uripasih, menambahkan, penambahan jumlah sekolah itu sebanyak 194 dari tingkat TK sampai SMA.

Dengan penambahan itu, maka total secara keseluruhan yang melaksanakan PTM sudah mencapai 205 sekolah.
"Tadinya hanya 11 sekolah, lalu ada tambahan 194 sekolah," kata dia, Selasa (12/10/2021).

Menurut dia, jumlah penambahan sekolah tersebut sesuai dengan SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Tambahan 194 sekolah tersebut, kata Uripasih, sudah melewati proses asesmen.

Baca juga: Sekolah di Jakarta Barat yang Lakukan PTM, Kembali Lakukan Program Bank Sampah

"Sekolah yang dinyatakan lolos asesmen sudah bisa menggelar PTM, tapi tetap dengan ketentuan protokol kesehatan (prokes) Covid - 19," ujarnya.

Uripasih menyatakan sudah memantau secara langsung proses PTM di 194 sekolah tambahan guna memastikan prtokol Covid-19 berjalan baik.

Satu sekolah yang dipantau adalah TK Adven yang mengadakan PTM di kelas dan ada juga yang mengikuti secara zoom meeting.

Materi pelajaran yang diberikan tidak ada perbedaan karena semua masih dalam tarap sama "Semua menu pelajaran baik di sekolah ataupun murid yang di rumah melalui zoom sama," jelas dia.

Untuk jumlah siswa tsng melaksanakan PTM di kelas hanya lima orang dan 10 orang melalui zoom. Sementara di tingkat SD sampai SMA semua siswa dibatasi 50 persen yang mengikuti PTM di kelas.

"Mereka kan belajar setiap Senin, Rabu, dan Jumat dengan lamanya jam belajar 2x30 menit," ungkapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved