Kamis, 23 April 2026

Psikologi

Apa Itu Self Diagnosis? Marshanda Ingatkan Bahayanya, Begini Penjelasan Psikolog

Aktris Marshanda mengingatkan bahaya mendiagnosa diri sendiri, self diagnosis, atas kesehatan jiwa. Itu harus dilakukan oleh profesional.

Instagram/@marshanda99
Marshanda dalam sesi bincang-bincang live Instagram "Self Awareness for Better Mental Health" dari Ms Learning & Grow, Sabtu (9/10/2021), mengingatkan bahayanya self diagnosis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Apa Itu Self Diagnosis? Self-diagnosis adalah mendiagnosis diri sendiri mengidap sebuah gangguan atau penyakit berdasarkan pengetahuan diri sendiri atau informasi yang didapatkan secara mandiri.

Saat melakukan self-diagnosis, sebenarnya anda sedang berasumsi seolah-olah kamu mengetahui masalah kesehatan yang dialami.

Semuanya hanya dengan berbekal informasi yang dimiliki diri sendiri. Hal ini bisa berbahaya, karena asumsi  tersebut bisa saja salah.

Misalnya, anda berpikir mengidap gangguan bipolar, lantaran sering mengalami perubahan suasana hati. Padahal, perubahan suasana hati bisa menjadi gejala dari banyak gangguan kesehatan mental yang berbeda.

Gangguan kepribadian ambang dan depresi berat adalah dua contoh diagnosis lainnya. 

Aktris Marshanda (32) mengingatkan bahaya mendiagnosa diri sendiri, self diagnosis, atas kesehatan jiwa.

Baca juga: Marshanda Menemukan Kembali Passion-nya Lewat Ecstatic Dance

"It's almost like a trend, cuma baca karakteristik di Google lantas bilang 'wah ini gue banget, lalu dia announce ke temen-temennya kalau dia bipolar," kata Marshanda dalam sesi bincang-bincang live Instagram "Self Awareness for Better Mental Health" dari Ms Learning & Grow pada Sabtu (9/10/2021).

Marshanda mengingatkan hal tersebut tidak boleh dilakukan karena bisa memperburuk kondisi kesehatan jiwa seseorang.

"Self diagnosis enggak boleh dilakukan, itu harus dilakukan oleh profesional," kata mantan istri aktor Ben Kasyafani itu.

Sebelumnya, psikolog dari Universitas Indonesia Kasandra A Putranto mengatakan, mendiagnosa diri sendiri mengidap penyakit atau gangguan tertentu, misalnya depresi, merupakan sesuatu yang berbahaya karena menyebabkan kekhawatiran yang tidak perlu dan jika kekhawatiran memburuk maka dapat mengembangkan gangguan kecemasan.

Baca juga: Tetap Dukung Nia Ramadhani, Marshanda: Aku Tidak Benarkan Tindakan Salah, Tapi Jangan Lebih Hebat

Selain itu, mendiagnosa diri sendiri juga dapat membuat seseorang tidak bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Bahkan, masalah lain yang bisa saja lebih serius menjadi tidak terdiagnosis karena terlalu fokus pada penyakit atau gangguan yang belum tentu diderita.

Dalam bincang-bincang bersama psikolog Caca Tengker, Marshanda mengisahkan, dia sudah didiagnosa bipolar sejak usia sekira 15 tahun.

Sebelum usia 15, Marshanda mengaku kehidupannya baik-baik saja.

Baca juga: Marshanda Janji Tidak Akan Tinggalkan dan Terus Berikan Dukungan pada Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

"Aku mulai modelling, syuting iklan dan fashion show di umur lima tahun , lalu umur 11 aku syuting 'Bidadari', aku tuh anak yang bahagia banget, aku cinta hidup, aku sangat suka syuting, suka sekolah," katanya.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved