Selama 9 Hari, UPN Veteran Jakarta Selenggarakan SKD CPNS Kemendikbud bagi 3.300 Peserta

Pelamar menjalani Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil 2021 yang sudah ditentukan di beberapa lokasi di Jakarta, Senin (4/10/2021).

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Ramadhan LQ
Peserta sebelum menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) Kampus Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Para pelamar menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 yang sudah ditentukan di beberapa lokasi di DKI Jakarta, Senin (4/10/2021).

Satu di antara lokasi tes CPNS 2021, yakni Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) Kampus Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Rektor UPNVJ, Erna Hernawati mengatakan jumlah peserta tes SKD di UPNVJ berjumlah 3.300 orang.

Baca juga: Ratusan Peserta Jalani Tes Seleksi CPNS di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan

Erna juga menambahkan SKD CPNS Kemendikbud 2021 di UPNVJ dilaksanakan selama sembilan hari.

“Sesuai jadwal yang diberikan Kemendikbud, UPNVJ akan menjadi lokasi pelaksanaan SKD pada 4 Oktober hingga 12 Oktober 2021,” ujarnya.

“Jumlah peserta tes SKD di UPNVJ berjumlah 3.300 orang,” lanjut wanita yang mengenakan hijab tersebut.

Tujuh ruangan disediakan dalam tes seleksi tersebut yang mana dapat diisi 100 peserta setiap sesinya.

Tiap sesi, kata Erna, dibagi menjadi empat sesi, yakni sesi pertama mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Pelaksanaan Tes SKD CPNS Kota Depok Hingga 6 Oktober, Imam Budi Hartono Pastikan Tak Ada Titipan

“Harapan kami semoga ujian yang berlangsung ini dapat sesuai dengan aturan, yaitu tetap objektif, aman dan transparan,” kata Erna.

Sementara itu, Koordinator Tes SKD CPNS dari BKN, Ajib Rakhmawanto mengatakan pelaksanaan seleksi di UPNVJ berjalan lancar.

“Kendalanya itu mungkin kita tahu bersama masalah pandemi ya, PPKM, sebelumnya itu mau kami laksanakan sesuai jadwal awal,” ujar Ajib saat ditemui, Senin (4/10/2021).

“Tapi, karena ada PPKM waktu itu selama dua minggu di Jawa-Bali. Karenanya kami mundur 2 bulan, lalu sudah boleh dibuka pemerintah. Kami langsung laksanakan awal September,” lanjutnya.

Baca juga: Terapkan Prokes, Seleksi CPNS yang Digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Utara Dibagi dalam Tiga Sesi

Sebelum memasuki lokasi ujian, peserta harus memindai QR Code via aplikasi PeduliLindungi yang tersedia di pintu masuk.

Kemudian, mereka dicek suhu, verifikasi dokumen, registrasi, dan barang bawaan dititip di penitipan barang.

Peserta bakal mendapat pin, lalu diarahkan ke ruang tunggu steril untuk menunggu instruksi masuk ke ruang ujian.

Peserta wajib menggunakan masker ganda yang terdiri dari masker tiga lapis dan ditambah masker kain di bagian luar. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved