Breaking News:

Berita Nasional

Bantah Rumor soal Duit Rp100 Miliar, Kubu Moeldoko Sebut Yusril Dibayar dengan 'Harga Teman'

Yusril disebut-sebut sempat menawarkan jasa membela Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan angka Rp 100 miliar.

Editor: Feryanto Hadi
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Yusril Ihza Mahendra 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Polemik mengenai keberadaan Yusril Ihza Mahendera di pihak Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) masih terus dibicarakan.

Sejumlah kader Demokrat sebelumnya membongkar kabar bahwa Yusril pernah meminta bayaran Rp100 miliar kepada kubu Agus Harimurti Yudhoyono.

Namun, saat itu penawaran Yusril tidak disepakati karena dianggap terlalu mahal.

Hingga akhirnya Yusril muncul sebagai kuasa hukum di kubu Moeldoko.

Baca juga: Gugatannya ke MA Diremehkan Mahfud MD, Yusril Berang, Bantah Ingin Dongkel Kepemimpinan AHY

Eks Ketua DPC Partai Demokrat Ngawi, M Isnaini Widodo membantah tudingan yang menyebut pihaknya membayar Rp 100 miliar kepada advokat Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi kuasa hukum mereka. 

Yusril menjadi kuasa hukum untuk mengajukan judicial review atau uji materi terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

"Kalau di luar ada opini atau apa pun terkait nominal rupiah, kemarin waktu bicara dengan saya, tidak ada. Murni, kalaupun itu ada ya wajarlah, tidak sampai opini yang berkembang di luar," kata Isnaini dalam konferensi pers di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (2/10/2021) seperti dikutip dari Kompas.com.

Isnaini menjelaskan, ia bersama tiga eks ketua DPC Partai Demokrat lainnya menunjuk Yusril sebagai kuasa hukum karena melihat komitmen dan kemampuan Yusril sebagai advokat.

Baca juga: Bantah Mengaku sebagai Wali Tuhan yang Dilantik Nyi Roro Kidul, Begini Kisah Cecep Sebenarnya

Sementara, eks ketua DPC Partai Demokrat Tegal Ayu Palaretins menjelaskan, ia sudah lama mengenal Yusril sebagai sesama akademisi.

Ia mengaku sempat berkonsultasi dengan Yusril mengenai apa yang terjadi di Demokrat hingga akhirnya Yusril bersedia untuk menjadi kuasa hukum dalam judicial review.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved