Breaking News:

Berita Nasional

Pegawai Non-ASN Pusat Diklat Anggaran dan Perbendaharaan Didaftarkan Jadi Peserta Jamsostek

Ada 59 pegawai non-ASN di instansi tersebut yang telah telah didaftarkan sebagai peserta BPJamsostek.

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Salemba M. Izaddin kepada Kepala Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, Bambang Juli Istanto di Aula Pusidik Anggaran dan Perbendaharaan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Puluhan pegawai non-ASN (Aparatur Sipil Negara) Pusat Diklat Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan telah didaftarkan menjadi peserta dan dilindungi program BPJAMSOSTEK.

Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Salemba M. Izaddin kepada Kepala Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, Bambang Juli Istanto di Aula Pusidik Anggaran dan Perbendaharaan di Jalan Raya Puncak KM 72, Bogor pada 2 Oktober 2021.

Izaddin menerangkan, para pegawai tersebut diikutkan dalam empat program jaminan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun

Baca juga: Pembayaran Klaim BPJamsostek Kebayoran Baru Tembus Rp27,4 Miliar Sepanjang September 2021

Selain itu, pihaknya juga mensosialisasikan satu program baru yaitu program Kehilangan Pekerjaan.

 “Kami juga mengapresiasi dengan komitmen Pusat Diklat Anggaran dan Perbendaharaan Kemenkeu yang telah melindungi pegawai non-ASN dengan mendaftarkan sebagai peserta BPJAMSOSTEK,” jelas M. Izaddin, Sabtu (2/10/2021).

Izaddin menambahkan dengan menjadi peserta program BPJAMSOSTEK, maka para pegawai non-ASN di lingkungan Pusat Diklat Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan tidak perlu khawatir dan merasa tenang dalam bekerja jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Pendaftaran Kepesertaan Pegawai Non ASN ini merupakan tindakan lanjutan menyusul Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang belum lama ini dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Gelar Employee Volunteering, BPJAMSOSTEK Slipi Bagikan Masker untuk Pekerja dan Masyarakat

Dengan Inpres No 2 Tahun 2021, Presiden memerintahkan sejumlah pejabat di tingkat pusat termasuk kementerian dan lembaga untuk mendukung optimalisasi Program Jamsostek guna mewujudkan perlindungan pekerja Indonesia dan keluarganya.

Sementara itu, Bambang Juli Istanto mengungkapkan terimakasih kepada BPJamsostek Jakarta Salemba yang sudah memberikan sosialisasi mengenai manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, ada 59 pegawai non-ASN yang telah telah didaftarkan sebagai peserta BPJamsostek.

Baca juga: Gelar Employee Volunteering, BPJAMSOSTEK Slipi Bagikan Masker untuk Pekerja dan Masyarakat

Bambang berharap, dengan didaftarkan sebagai peserta BPJamsostek, para pegawai tersebut bisa lebih termotivasi dalam bekerja dan tidak kuatir apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, semisal kecelakaan kerja.

"Saat ini karyawan Non-ASN kami sudah terdaftar menjadi peserta sehingga produktifitas pekerja makin meningkat karena sudah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan," tandasnya

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved