Breaking News:

Berita Jakarta

Pembayaran Klaim BPJamsostek Kebayoran Baru Tembus Rp27,4 Miliar Sepanjang September 2021

Nilai tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan pembayaran klaim pada bulan Agustus 2021 yang sebesar Rp26,2 miliar. 

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
BPJS Ketenagakerjaan memperoleh imbal hasil cukup besar meski dalam kondisi pandemi covid-19 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Jakarta Kebayoran Baru mencatat pembayaran klaim sekita Rp27,4 miliar pada periode 1 September-29 September 2021.

Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan pembayaran klaim pada bulan Agustus 2021 yang sebesar Rp26,2 miliar. 

Pembayaran klaim tersebut meliputi pembayaran jaminan atas program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Kebayoran Baru, Boby Foriawan mengungkapkan, pembayaran klaim Jaminan Hari Tua menjadi yang terbesar dengan nilai mencapai Rp. 23,765,523,420 untuk 1229 kasus.

Baca juga: Gelar Employee Volunteering, BPJAMSOSTEK Slipi Bagikan Masker untuk Pekerja dan Masyarakat

Tingginya pembayaran klaim JHT ini dikarenakan di Jakarta Selatan banyak terdapat perkantoran dengan jumlah tenaga kerja yang cukup besar.

Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia hingga saat ini juga memicu lonjakan jumlah pekerja yang mengalami PHK.

"Apabila dibandingkan pembayaran klaim bulan lalu, bulan ini mengalami kenaikan baik dalam sisi jumlah pembayaran maupun jumlah kasusnya. Khusus untuk JHT, dikarenakan wilayah Jaksel ini merupakan area perkantoran. Dan itu mempengaruhi kepesertaan kami sehingga jumlah klaim yang dibayarkan pun ikut besar ditambah dengan lonjakan PHK yang meningkat sejak pandemi Covid-19,," ungkap Boby di Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Endang Semringah Dapat Swab Gratis dari BPJamsostek Salemba di Hari Pelanggan Nasional

Sementara itu, pembayaran klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) pihaknya mencatat sebesar Rp 1,111,664.

Adapun untuk pembayaran untuk Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp. 2,108,500,000 untuk 78 kasus.

Terakhir, pembayaran klaim Jaminan Pensiun (JP) sebesar Rp. 397,023,410 untuk 310 kasus.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved