Berita Nasional
Buntut Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Massa Gelar Aksi Desak Menteri Yasonna Copot Dirjen Lapas
Massa yang megatasnamakan dirinya Gerakan Millenial Indonesia (GMI) bahkan mendesak Menteri Yasonna Laoly untuk mengevaluasi kinerja Dirjen PAS.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang hingga menewaskan 49 warga binaan menjadi sorotan luas.
Polisi telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kejadian tersebut.
Kemenkumham juga menonaktifkan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Tangerang Victor Teguh Prihartono.
Kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek listrik. Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menyebutkan bahwa penyebab arus pendek listrik adalah karena adanya arus listrik yang tidak sesuai dengan hambatan.
Baca juga: Koalisi Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Tuntut Tanggung Jawab Menkumham
Namun, yang disoroti dalam peristiwa itu adalah manajemen Lapas yang dianggap buruk selain faktor jumlah warga binaan yang melebihi kapasitas.
Dalam peristiwa itu, kinerja Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga pun disorot.
Massa yang megatasnamakan dirinya Gerakan Millenial Indonesia (GMI) bahkan mendesak Menteri Yasonna Laoly untuk mengevaluasi kinerja Dirjen PAS.
Baca juga: Tempuh Jalur Hukum, Sejumlah Keluarga Korban Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Bentuk Koalisi
Baca juga: Kalapas Lolos Dari Tersangka, Polisi: Kami Hati-hati dalam Penyidikan
Aspirasi itu disampaikan dalam unjuk rasa di depan gedung Kementrian Hukum dan HAM Kamis siang,30 September 2021.
Dalam orasinya, massa meminta Yasonna Laoly untuk mengganti jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga yang dianggap gagal ketika menjabat.
“Kami di sini untuk menuntut Yasona Laoly mencopot Ditjen Pas, karena telah gagal menjaga lapas-lapas di NKRI,,” teriak salah satu orator
Massa tidak hanya menyoroti kebakaran Lapas Tangerang.
Menurut mereka, masih banyak masalah lain di lapas yang hingga saat ini belum bisa diselesaikan.
"kita ketahui, masih banyaknya peredaran narkoba di lapas, kericuhan di lapas perempuan, dan kebakaran lapas di Tangerang," ungkapnya
Sempat ada insiden kecil dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Baca juga: Kebutuhan Listrik Bertambah Karena Over Kapasitas, Jadi Penyebab Kebakaran Tragis Lapas Tangerang
Petugas tampak mengambil paksa spanduk yang dibawa salah satu massa.
Petugas mengklaim, massa tidak mengantongi izin melakukan demonstrasi.
Sementara itu, koordinator aksi, Ahmad, mengakui bahwa pihaknya sudah menyampaikan izin menggelar demo di depan gedung Kemenkum HAM.
“kita sudah memberi tahu kepada intelkam polres, dan kita mendapatkan izin,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dirjen-pas-didesak-mundur.jpg)