Bisnis
Bisnis Pengiriman Barang Terus Naik, Lalamove Perluas Layanan ke Surabaya
Bisnis pengiriman barang salah satu bisnis yang 'booming'. Bahkan di kondisi pandemi Covid-19.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bisnis pengiriman barang salah satu bisnis yang 'booming'. Bahkan di kondisi pandemi Covid-19, dimana usaha lain mengalami kelesuan, bisnis pengiriman barang justru seperti mengalami 'berkah' dari pandemi.
Saat orang diharuskan di rumah saja, jasa pengiriman barang dianggap sebagai 'penyelamat'. Sehingga jasa pengiriman barang semakin ramai di era pandemi.
Berbanding lurus dengan permintaan, bisnis pengiriman barang juga cepat melakukan ekspansi dan mendapatkan pertumbuhan yang luar biasa. Bahkan dibandingkan tahun sebelumnya, bisnis ini mengalami kenaikan mencapai 3900 persen.
Hal ini dialami salah satu perusahaan teknologi yang melayani pengiriman instan (on-demand) di Indonesia Lalamove. Setelah sukses melayani dua wilayah sebelumnya, yakni Jabodetabek dan Bandung Raya, kini memperluas layanannya ke Surabaya, Jawa Timur.
Baca juga: Lalamove Bekali Mitra Pengemudi dengan Health and Safety Kit
Baca juga: Gandeng Mitra Terpercaya, Aplikasi Wehelpyou Sediakan Ragam Layanan Pengiriman, Ini Keunggulannya
Andi M. Rizki, City Director Lalamove Indonesia mengatakan saat ini Surabaya merupakan pusat bisnis terbesar kedua di Indonesia dan memiliki sebaran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang juga sangat tinggi.
Hal ini kemudian juga membuat meningkatnya kebutuhan pengiriman dalam beberapa bulan terakhir, terutama dari UMKM)
Dengan peluncuran baru di kota Surabaya ini, mulai Oktober 2021 sekitar 5000 mitra pengemudi yang terdaftar saat ini, baik motor, MPV, Van dan Pickup Bak akan siap melayani masyarakat Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya yang membutuhkan layanan pengiriman instan.
Jumlah mitra pengemudi sendiri akan terus bertambah. Seiring dengan proses verifikasi yang masih berlangsung hingga saat ini.
“Hal ini menjadi pertimbangan kami untuk mengoptimalkan ekosistem logistik bisnis lokal dengan layanan pengiriman instan Lalamove,” tutur Andi M. Rizki dalam keterangan pers, Kamis (30/9/2021).
Ia mengatakan, hingga September 2021, terdapat 40.679 UMKM di Surabaya. Jumlah itu meningkat dibanding pada 2020.
Suburnya iklim pengembangan UMKM di Surabaya ini sangat berguna untuk menjadi motor ekonomi masyarakat. Terutama UMKM diharapkan mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pemulihan ekonomi, khususnya di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini.
Andi berujar, seperti di kota-kota lainnya Lalamove mengajak UMKM dan juga Business Corporate untuk terus
berkembang dengan layanan instant delivery.
"Untuk UMKM, kami menargetkan 30 persen pasar UMKM di Surabaya bisa memanfaatkan layanan kami. Dengan begini, kami berharap bisa membantu transformasi UMKM dari konvensional ke digital dalam proses instant delivery,” ungkap Andi M. Rizki.
Ia mengatakan, kesulitan UMKM selama ini adalah lamanya proses pengiriman, proses administrasi yang bertele-tele, keterbatasan dalam ukuran serta volume pengiriman barang, kebutuhan multi tujuan pengiriman barang, hingga mahalnya biaya pengiriman.
"Melalui semangat empowering local business dan local communities Lalamove menjadi solusi pengiriman instan
dengan armada yang lengkap dan harga hemat. Perluasan ini sejalan dengan visi Lalamove untuk menghadirkan layanan pengiriman yang terjangkau dan lebih cepat kepada masyarakat Indonesia," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lalamove-1.jpg)