Survei
KABAR BAIK, Indeks Persepsi Kesejahteraan Indonesia Lebih Baik dari Singapura dan Thailand
Hasil survei 360° Cigna pada kuartal kedua 2021 mencatat, indeks persepsi kesejahteraan Indonesia tercatat sebesar 63,8 poin atau turun dari tahun 201
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pascaditemukannya virus corona atau Covid-19 pertama kali di kota pelabuhan Wuhan, China pada Desember 2019, sejak saat itu tatanan ekonomi dunia mulai mengalami guncangan.
Di Indonesia, Covid-19 pertama kali ditemukan pada Maret 2020, yang kemudian menyebar ke seantero Indonesia.
Untuk mengendalikan dan menangani pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB.
Kebijakan ini tak ayal menghantam dunia usaha, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia pun terkoreksi hingga minus.
Namun pandemi Covid-19 yang melanda dunia dua tahun terakhir tidak hanya membuat ekonomi global terpuruk, tetapi juga membuat tingkat kesejahteraan masyarakat dunia dan termasuk Indonesia melemah.
Hasil survei 360° Cigna pada kuartal kedua 2021 mencatat, indeks persepsi kesejahteraan Indonesia tercatat sebesar 63,8 poin atau turun dari tahun 2019 yakni 65,4 poin dan 66,3 poin di 2020.
Baca juga: Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Mentan SYL Ingin Serapan KUR Diperluas
“Kendati menurun, indeks persepsi kesejahteraan Indonesia pada tahun 2021 masih lebih baik dari negara tetangga seperti Singapura 59,2 dan Thailand 62,5 poin,” kata President Director & CEO Cigna Indonesia Phil Reynolds, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/9/2021).
Ia menjelaskan, Cigna selama tujuh tahun terakhir rutin melakukan survei dengan tujuan memahami persepsi orang-orang tentang kesejahteraan.
“Dengan demikian, kami dapat terus berinovasi menyediakan solusi yang relevan untuk membantu orang-orang yang kami layani untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan ketenangan mereka,” ungkap Phil Reynolds.
Survei dilakukan di 21 negara di antaranya Amerika Serikat, Britania Raya, Jerman, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Australia, Jepang, Singapura, Thailand, dan Indonesia.
Baca juga: FAKTA Jalan Tol Tak Hanya Perlancar Lalu Lintas, Tapi Juga Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Jumlah responden lebih dari 18.000, yang menilai persepsi kesejahteraan responden di setiap negara dalam lima aspek, yakni kesehatan fisik, hubungan sosial, keluarga, finansial, dan pekerjaan.
Sementara, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebutkan, hingga Maret 2021, ada 29,4 juta orang terdampak pandemi Covid-19.
Jumlah itu termasuk yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dirumahkan tanpa upah, hingga pengurangan jam kerja dan upah.
Pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di teritori negatif, yakni 15,32 persen, kuartal III sebesar -3,49 persen, dan Kartal IV sebesar -2,19 persen di kuartal IV.
Baca juga: Desa Sejahtera Astra Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Gugus Desa Pertanian & Perikanan
Pelemahan masih berlanjut pada kuartal I 2021 yakni -0,74 persen, namun pada kuartal II 2021 membaik menjadi 7,07 persen secara tahunan (year on year/yoy).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/negara-singapura1.jpg)