600 Personel Amankan Demo Mahasiswa di KPK
aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) terkait pemberhentian 57 pegawai KPK korban tes wawasan kebangsaan (TWK).
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ratusan aparat kepolisian bersiaga di sekitar Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021).
Hal tersebut dilakukan jelang aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) terkait pemberhentian 57 pegawai KPK korban tes wawasan kebangsaan (TWK).
Selain itu, tuntutan lain BEM SI adalah menagih janji Presiden Joko Widodo mengenai penguatan KPK.
Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan pihaknya menerjunkan sekira 600 personel guna mengamankan aksi tersebut.
“Ini hanya kenaikan sedikit eskalasinya jadi biasanya 500 personel. Ini 600 personel,” ujar Agus saat ditemui di lokasi, Senin (27/9/2021) pagi.
Agus mengatakan, pihaknya telah menyiapkan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari demonstrasi kali ini.
Pihak kepolisian, ujarnya, bakal semaksimal mungkin melakukan pengamanan demo secara humanis dan damai.
“Kita benar-benar kurangi gesekan yang terjadi antara kami dengan rekan-rekan yang lakukan aksi kegiatan,” tutur Agus.
Aksi demo sudah berlangsung sekira pukul 10.30 WIB. Diperkirakan sekira 1.000 mahasiswa akan datang ke KPK secara bergelombang.
Dua mobil bertuliskan Brimob Polda Metro Jaya dan mobil damkar sudah bersiaga di gedung Merah Putih KPK. (m31)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/demo-bem-si-di-kpk-878.jpg)