Jajal Jalur Layang Stasiun Manggarai, 3 Kali Naik Tangga
Sejumlah penumpang pun mengeluhkan efisiensi peron baru di Stasiun Manggarai yang mulai dioperasikan Sabtu (25/9/2021)
Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Harus tiga kali menaiki tangga untuk mencapai jalur layang (elevated track) Bogor Line di Stasiun KA Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
Sejumlah penumpang pun mengeluhkan efisiensi peron baru di Stasiun Manggarai yang mulai perdana dioperasikan Sabtu (25/9/2021).
Di hari perdana pengoperasian jalur layang (elevated track) Bogor Line di Stasiun Manggarai, terlihat jumlah penumpang di Stasiun Manggarai jauh lebih lengang.
Konsentrasi penumpang terlihat terpecah tak menumpuk di satu titik.
Sebagian penumpang yang menuju ke arah Kota Tua dan Bogor dipindah ke jalur layang.
Namun memang butuh waktu lebih lama untuk mencapai peron yang terletak di sisi barat Stasiun Manggarai itu.
Dari terowongan Stasiun Manggarai, penumpang kereta rel listrik (KRL) dapat memilih pintu paling ujung.
Disitu penumpang harus naiki tangga untuk mencapai lantai dasar stasiun.
Kemudian sesampainya di sisi barat stasiun, penumpang harus kembali menaiki tangga.
Terdapat satu lift untuk penumpang yang tak dapat mengakses tangga.
Sisi barat Stasiun Manggarai terlihat berbeda dengan stasiun lama.
Di stasiun baru ini, terlihat bangunan terlihat lebih modern dengan nuansa cat dominasi warna putih dan abu-abu.
Di stasiun tersebut juga sudah terdapat eskalator dan lift.
Karena lift terbatas, penumpang harus kembali naik tangga atau eskalator untuk mencapai peron 10,11,12, dan 13.
Di Jalur layang (elevated track) Bogor Line yang terdapat di lantai tiga stasiun terlihat modern karena terdapat banyak kaca.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jalur-layang-stasiun-manggarai-34.jpg)