Sebanyak 1500 Peternak Perempuan Akan diberi Pelatihan dalam Program Kartini Peternak Indonesia
FrieslandCampina bersama afiliasinya di Indonesia PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mulai melirik potensi peternak perempuan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - FrieslandCampina bersama afiliasinya di Indonesia PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mulai melirik potensi peternak perempuan.
Lewat program Women Empowerment in Dairy ‘Kartini Peternak Indonesia’ yang bertujuan menggali potensi peternak perempuan.
Di tengah meningkatnya konsumsi susu segar dalam negeri, peternak sapi perah lokal punya peluang besar untuk berkontribusi dengan meningkatkan produksi dan kualitas susu segar dalam negeri.
Peluang ini tidak hanya terbuka bagi peternak laki-laki, tapi juga bagi peternak perempuan yang selama ini hanya membantu pengelolaan peternakan sapi perah lokal.
Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro mengatakan, Program Women Empowerment in Dairy dengan nama ‘Kartini Peternak Indonesia’ adalah inisiatif FFI di bawah Dairy Development Program (DDP) ini bekerjasama dengan mitra koperasi dan menggelar serangkaian pelatihan intensif kepada peternak perempuan.
Baca juga: Dukung Indonesia SIAP, Frisian Flag Indonesia Komitmen via Produk Susu Terjangkau dan Literasi Gizi
Baca juga: FrieslandCampina Rayakan 150 Tahun, Terus Berkomitmen Mengelola Seluruh Rantai Produksi
Pelatihan ini termasuk program-program pendampingan dan pemantauan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas susu segar dalam negeri, sekaligus meningkatkan kualitas dan taraf hidup para peternak perempuan di Indonesia.
Asisten Deputi Pengarustamaan Gender Bidang Ekonomi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Eni Widiyanti, S.E., MPP., M.S.E mengatakan, program ini membuka pengarustamaan dan pembangunan gender yang pada hakikatnya adalah mewujudkan gender equality.
"Program Kartini Peternak Indonesia adalah program yang ‘responsif terhadap gender’, yakni memberikan akses partisipasi kontrol dan membuka kesempatan bagi peternak perempuan untuk mendapatkan kesempatan yang sama seperti peternak laki-laki;" kata Eni dalam siaran pers yang diterima Wartakotalive.com, Jumat (24/9/2021).
ia mengatakan, peningkatkan jumlah peternak perempuan akan berkontribusi pada peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan.
Pendapatan perempuan yang meningkat akan memperkecil kesenjangan kualitas hidup. Harapannya program Kartini Peternak Indonesia dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perempuan peternak sapi perah serta mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi.
Baca juga: Hari Pangan Sedunia, Frisian Flag Indonesia Tekankan Kolaborasi Bersama Jaga Ketahanan Pangan
Baca juga: Gandeng Jabar Bergerak, Frisian Flag Indonesia Donasi 50.000 Botol Susu untuk Pekerja Informal
"Selain itu, para Kartini Peternak Indonesia juga akan menghasilkan susu yang berkualitas. Itu juga akan berkontribusi kepada peningkatan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan menekan angka kematian ibu, kematian bayi dan prevalensi stunting. Program Kartini Peternak Indonesia punya potensi yang besar untuk berkontribusi pada peningkatan GDP Indonesia,”ujar Eni.
Andrew menjelaskan Program Women Empowerment in Dairy ‘Kartini Peternak Indonesia’ adalah program yang didesain berdasarkan kebutuhan, potensi, dan peran peternak perempuan dalam upaya memenuhi kebutuhan susu segar dalam negeri.
"Peternak perempuan Indonesia punya potensi yang sangat besar, karena perempuan Indonesia adalah sosok yang tangguh, Ibu yang pantang penyerah dan pekerja yang kuat. Perempuan Indonesia juga kreatif, pandai menciptakan peluang-peluang yang mendatangkan beragam masukan dan menghasilkan inovasi. Kami yakin peternak perempuan dapat menjadi mitra peternak laki-laki, yang dapat berkontribusi bagi peningkatan produksi dan kualitas susu segar,” tutur Andrew.
Program Kartini Peternak Indonesia diharapkan akan menjangkau 1500 peternak yang ada di Jawa Barat dan Jawa Timur yang akan dilakukan oleh Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV), organisasi nirlaba Belanda yang membantu perkembangan sektor pertanian, energi terbarukan, serta air bersih, sanitasi dan kebersihan di negara berkembang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peternak-perempuan.jpg)