Kawal Pandemi, 43 Polantas Polda Metro Gugur Terpapar Covid-19
Mereka yang meninggal mayoritas ialah yang terlibat dalam penjagaan PPKM selama pandemi.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sebanyak 43 anggota polisi lalu lintas dari Ditlantas Polda Metro Jaya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.
Mereka yang meninggal mayoritas ialah yang terlibat dalam penjagaan PPKM selama pandemi.
Hal itu diungkapkan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat perayaan HUT Lantas Bhayangkara yang ke-66 tahun, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/9/2021).
"Ada 43 anggota kami yang telah gugur mendahului karena terkena Covid-19. Rata-rata mereka berjuang di garis terdepan baik saat penyekatan maupun pada pelayanan masyarakat," ujarnya di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (23/9/2021).
Maka dari itu, di hari ulang tahun ke-66 ini, Lantas Polda Metro Jaya memberikan bantuan para keluarga anggota Lantas yang gugur.
Mereka memberi bantuan paket data untuk anak-anak anggota Lantas yang meninggal dunia.
Bantuan paket data senilai Rp200 ribu itu akan rutin dikirim setiap bulan, agar anak-anak anggota Lantas yang meninggal bisa tetap mengikuti sekolah daring.
Selain itu pihak Ditlantas Polda Metro Jaya juga melaunching sebuah buku berjudul Berlayar di tengah Badai.
Buku ini berkisah tentang perjalanan peran Ditlantas Polda Metro Jaya dalam penanganan Covid-19 dari Maret 2020 hingga sampai saat ini.
"Berkisah tentang saat pelaksanaan check point PSBB, pelaksanaan PPKM, crow free night, pemeriksaan STRP, pemeriksaan swab antigen kepada pemudik, penyekatan pemudik, penyekatan arus balik, dan seterusnya," jelas Sambodo.
Juga kata Sambodo berisi kisah penyekatan ganjil genap yang diterapkan pada PPKM Level 3 terdapat dalam buku tersebut.
Pantauan Wartakotalive.com, Kamis, HUT Lantas Bhayangkara dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
Kompleks Polda Metro Jaya di Semanggi, Jakarta Pusat juga dipenuhi dengan karangan bunga.
Karangan bunga datang dari pejabat negara mulai dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Mahfud MD, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (Des)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sambodo-hut-lantas-43-anggota-gugur.jpg)